Kamis, 16 April 2026

Pilkada 2020

Beda dengan Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin Sebenarnya Ingin Pilkada Serentak Ditunda

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menyatakan pelaksanaan pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2020 lebih baik ditunda.

Editor: Feryanto Hadi
Dok BNPB
Wakil Presiden Ma'aruf Amin yang juga menjabat Ketua MUI menjelaskan bahwa lembaga itu sudah dilibatkan pemerintah sejak awal pandemi di Indonesia saat melakukan dialog dengan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro, Jumat (16/10/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Sejumlah pihak meminta pemerintah mempertimbangkan untuk menunda pelaksaan pilkada serentak.

Meski demikian, pemerintah telah memastikan pelaksanaan Pilkada serentak akan tetap berlangsung pada akhir tahun 2020 ini.

Pemungutan suara akan dilakukan di 270 daerah akan tetap dilaksanakan secara serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Baca juga: Luhut Pandjaitan Berikan Pengakuan Mengejutkan, Sebut Dirinya sebagai Inisiator Omnibus Law

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menyatakan pelaksanaan pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2020 lebih baik ditunda.

Mengingat, wabah virus corona atau Covid-19 di Indonesia masih merebak.

 Pernyataan Ma'ruf Amin tersebut jelas bertentangan dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Seperti diketahui, bekas Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan Pilkada 2020 secara serentak agar tetap dilaksanakan sesuai jadwal atau pada 9 Desember mendatang.

Baca juga: Sebut Pengadaan Vaksin adalah Bisnis Besar Taipan, Akademisi UI: Kemenkes bukan Importir Vaksin

Wakil Presiden Maruf Amin dalam acara Talkshow Inspirasi Lebaran 'Hari Raya yang Spesial dan Optimisme di Tengah Pandemi' yang disiarkan secara langsung melalui instagram @inspiraksi.ku dan kanal youtube @inspiraksiku.
Wakil Presiden Maruf Amin dalam acara Talkshow Inspirasi Lebaran 'Hari Raya yang Spesial dan Optimisme di Tengah Pandemi' yang disiarkan secara langsung melalui instagram @inspiraksi.ku dan kanal youtube @inspiraksiku. (Dokumentasi Setwapres)

Pernyataan Ma'ruf Amin agar Pilkada 2020 lebih baik ditunda disampaikan saat dirinya diwawancarai oleh Najwa Shihab.

Awalnya, pembawa acara Mata Najwa itu melontarkan pertanyaan apakah Pilkada 2020 tetap akan digelar karena ada beberapa anak dan menantu pejabat yang ikut dalam kontestasi.

Termasuk putri Ma'ruf Amin bernama Siti Nur Azizah yang mencalonkan diri menjadi Wali Kota Tangerang Selatan berpasangan dengan Ruhama Ben.

Menjawab pertanyaan Najwa Shihab tersebut, Ma'ruf Amin mengelaknya.

Baca juga: Kemendagri: Mendagri Tito Karnavian Tak Pernah Larang Peringatan Maulid Nabi SAW

Menurut dia, pihak yang memaksakan untuk tetap digelarnya Pilkada serentak adalah petahana atau incumbent.

Sementara itu, anaknya yang maju Pilkada Tangerang Selagan bukanlah petahana.

Karena itu, tak ada masalah jika pilkada 2020 harus ditunda.

"Saya kira kalau saya lebih baik ditunda. Sebab anak saya kan bukan incumbent. Yang berkepentingan tidak ditunda itu kan incumbent," kata Maruf dikutip dari kanal Youtube Najwa Shibab pada Rabu (21/10/2020).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved