Kecelakaan Lalu Lintas
Tabrakan Beruntun Libatkan 11 Kendaraan di Kramat Jati, Sopir Angkot Sempat Terjebak Lima Menit
Akibat tabrakan beruntun tersebut, 11 sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami luka.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTAKOTALIVE, KRAMAT JATI - Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu truk bermuatan hebel, satu angkot, serta sembilan taksi, terjadi di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (19/10/2020) malam.
Akibat tabrakan beruntun tersebut, 11 sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami luka.
Bahkan, seorang sopir angkot bernopol B 2797 TK bernama Bayu (27), sempat terjebak saat kejadian.
Baca juga: Sebut Moeldoko Jenderal Bermental Komprador, Warga Koja Mengaku Ingin Memperbaiki Bangsa
Bayu menceritakan, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 22.30 WIB, saat sedang antre masuk SPBU yang berada di seberang jalan, dengan membentuk barisan di lajur kanan.
Kecelakaan yang bermula dari truk bermuatan hebel bernopol B 9758 PYX itu membuat dirinya sempat terjebak di balik kemudi angkot, karena efek tabrakan yang begitu dahsyat.
"Saya kejebak di mobil, enggak bisa keluar karena bagian depan mobil ringsek ke dalam."
Baca juga: Chat di Handphone Saksi Kasus Jaksa Pinangki Diduga Dihapus, Dirdik Jampidsus: Baru Dengar Saya
"Posisi dada ke bawah terjepit enggak bisa keluar," kata Bayu, Senin (19/10/2020).
"Pas kejebak itu lumayan lama, lima menit lebih lah."
"Orang-orang tua di sekitar coba buka pintu tapi enggak bisa, kalau saya sudah enggak bisa ngapa-ngapain karena kegencet," ungkapnya.
Baca juga: Mahfud MD Sebut Situasi Keamanan Bakal Lebih Kondusif Meski Demonstrasi Tetap Ada
Bayu bisa dievakuasi dari balik kemudi angkot yang sedang tidak membawa penumpang itu, setelah sejumlah warga setempat memberikan pertolongan.
Beruntung, Bayu tidak mengalami luka serius.
"Dada agak nyesek karena tadi kegencet kan, sama masih syok saja."
Baca juga: Hari Ini Dibeberkan Mahfud MD ke Publik, Benny Mamoto Yakin Investigasi TGPF Intan Jaya Terpercaya
"Kalau angkot saya ringsek di bagian belakang sama depan."
"Pas kejadian tadi lagi antre mau isi bensin," jelasnya.
Witno (44), korban lainnya mengatakan, dampak kecelakaan sangat dahsyat karena diduga truk bermuatan hebel melaju kencang.
Baca juga: Meski Sulit, Demokrat Mau Coba Langkah Legislative Review untuk Revisi UU Cipta Kerja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/angkot-terlibat-kecelakaan-beruntun-di-jalan-dewi-sartika.jpg)