Otomotif

Gaikindo Tunda Pameran Otomotif Jakarta Auto Week, Semula Akhir 2020 Jadi 9–17 Januari 2021

Gaikindo menunda pameran otomotif Jakarta Auto Week (JAW), yang semula direncanakan pada akhir 2020 menjadi 9–17 Januari 2021.

Warta Kota/Alex Suban
Gaikindo) menunda pameran otomotif Jakarta Auto Week (JAW), yang semula direncanakan pada akhir 2020 menjadi 9–17 Januari 2021. Foto ilustrasi: Petugas mempersiapkan gerai pameran di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE, BSD City, Tangerang Selatan, Rabu (1/8/2018). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gaikindo tunda Pameran Otomotif Jakarta Auto Week karena alasan masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo menunda pameran otomotif Jakarta Auto Week (JAW), yang semula direncanakan pada akhir 2020 menjadi 9–17 Januari 2021.

Pandemi Covid-19 yang belum kondusif menjadi landasan Gaikindo untuk menunda pameran tersebut, dengan harapan Jakarta Auto Week akan lebih maksimal jika dihelat pada tahun depan.

Video: Nikita Willy Khatam Al Qur'an Sebelum Dinikahi Indra Priawan

“Menjadi tanggung jawab Gaikindo agar penyelenggaraan pameran ini dapat berlangsung baik, aman dan lancar. Pameran pada saat ini menjadi penting karena menandai titik kebangkitan industri otomotif Indonesia," kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo dalam keterangan persnya, Kamis (15/10/2020).

Gaikindo telah menyusun rencana pameran yang akan digelar pada awal tahun tersebut, dengan peluncuran berbagai model kendaraan terbaru dengan harapan dapat menghasilkan penjualan yang masif untuk industri.

Baca juga: Gaikindo: Penjualan Otomotif Nasional Selama Januari-Oktober 2019 Sebanyak 847.164 Unit

Baca juga: Sebelum Menerapkan B30, Gaikindo: Standar Kadar air Harus Diperhatikan

“Jika tidak ada aral melintang, Jakarta Auto Week akan jadi pameran otomotif pertama yang berlangsung setelah hampir semua event otomotif ditangguhkan pada 2020," kata Rizwan Alamsjah, ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo.

Berlangsung selama sembilan hari, Jakarta Auto Week yang berlokasi di Jakarta Convetion Center akan mengadopsi pembelian tiket secara daring dan meminimalisir kontak langsung antara pengunjung dengan tenaga penjual.

Gaikindo dukung PKB mobil nol persen

Sebelumnya, Gaikindo menyatakan dukungannya atas usulan Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin) terkait relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) nol persen guna mendorong daya beli masyarakat.

Baca juga: Gaikindo Revisi Target Penjualan, Bagaimana Tanggapan dari Agen Pemegang Merek?

Meski demikian Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto mengungkapkan bahwa, tidak hanya penghapusan PKB yang harus mendapat perhatian untuk meningkatkan penjualan kendaraan di Indonesia, melainkan biaya administrasi lainnya juga harus dipangkas.

"Kami sudah memberikan masukan-masukan ke Kementerian Perindustrian. Kami juga minta potongan ke Pemerintah Pusat seperti Pajak Penjualan Barang Mewah (PpnBM), ke Pemerintah Daerah, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)," ungkap Jongki Sugiarto saat dihubungi ANTARA di Jakarta pada Kamis.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian mengusulkan relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar nol persen atau pemangkasan pajak kendaraan bermotor (PKB), yang diharapkan dapat menstimulus pasar sekaligus mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Gaikindo Sebut Kendaraan Listrik Belum Bisa Mengaspal di Indonesia, Ini Penjelasannya

"Kami sudah mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk relaksasi pajak mobil baru nol persen sampai bulan Desember 2020," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, pada awal pekan ini.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved