Breaking News:

Kenali Tanda-tanda Adanya Ganguan Kesehatan Mental, Apa Saja

Di masa pandemi saat ini, dr Alvina menyarankan untuk mengurangi stress atau perasaan tidak nyaman akibat Covid 19.

Penulis: Lilis Setyaningsih | Editor: Mohamad Yusuf
Lifealth
Ilustrasi kesehatan emosional. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Di masa pandemi ini, banyak perasaan tidak nyaman yang seringkali dirasakan.

Bila perasaan tidak nyaman itu telah mengganggu ritme tidur, bisa kurang tidur atau tidur terus,  nafsu makan berkurang atau malah berlebihan.

Kemudian ditandai juga emosi suka marah-marah, suka sensitive, dan  merasakan sedih terus menerus, seyogyanya sudah harus minta bantuan professional dalam hal  ini psikolog atau psikiater.

 Usai Aksi Demo Kemarin, ini Daftar Pintu Masuk Stasiun MRT Jakarta yang Buka, Jumat, 9 Oktober 2020

 Beredar Video Soeharto Temui Demonstran saat Unjuk Rasa 1967, Netizen Bandingkan dengan Jokowi

Pasalnya tanda-tanda tersebut jadi gejala telah terjadi gangguan mental. Semakin diabaikan, proses kembali normal  kembali akan semakin sulit.

“Ketika muncul  beberapa gejala tadi, sudah ada  masyarakat yang aware dan segera konsultasi ke ahli,  namun lebih banyak yang belum, bahwa hal tersebut berhubungan dengan kesehatan mental,” kata dr Alvina Hayulani, Sp.KJ saat talkshow dari Radio Kesehatan dengan tema ‘Tips Menjaga kesehatan Mental Selama Pandemi Covid 19’, Selasa (13/10/2020).

 Di masa pandemi saat ini, dr Alvina menyarankan untuk mengurangi stress atau perasaan tidak nyaman akibat Covid 19.

Salah satu sumber stress dari membaca info-info yang belum tentu benar, terutama info yang di media sosial.

Sebaiknya ketika ingin mengetahui informasi berkaitan dengan Covid mengambil dari situs resmi  dan terpercaya, misalnya website Kementerian Kesehatan, WHO, jurnal yang valid.

“Jangan mudah percaya info yang beredar, jangan telan bulat-bulat. Itu bukan info tapi terror,” ucapnya.

Bila sudah menganggu info yang ada di media sosial, segera batasi penggunannya.

Misalnya hanya 2x15 menit per hari bahkan bisa juga dihapus dulu aplikasinya agar tidak tergoda keinginan untuk membuka media sosial tersebut.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved