Breaking News:

Virus Corona

Polisi Kirim 12 Pengunjuk Rasa yang Reaktif Covid-19 ke Tempat Isolasi di Pademangan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan dari 400 pemuda yang diduga kelompok anarko, 12 diantaranya reaktif Covid-19.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA _ Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan dari 400 pemuda yang diduga kelompok anarko dan diamankan polisi, 12 diantaranya reaktif Covid-19.

Mereka diamankan pada Rabu (6/10/2020) dan Kamis (7/10/2020), karena hendak menyusup dalam unjuk rasa buruh menolak Omnibus Law di Gedung DPR.

Hal itu kata Yusri terungkap setelah semua pemuda yang diamankan itu dilakukan rapid test terhadap mereka.

"Kita menerapkan protokol kesehatan dan melakukan rapid test terhadap 400 pemuda yang kami amankan itu,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mapolres Metro Bekasi, Jalan Ki Hajar Dewantara, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (6/10/2020).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mapolres Metro Bekasi, Jalan Ki Hajar Dewantara, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (6/10/2020). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

“Hasilnya ada 12 orang yang hasilnya reaktif Covid-19. Karenanya kita lakukan isolasi di Pademangan,” kata Yusri.

Menurut Yusri, meski mereka yang reaktif belum tentu positif Covid-19, isolasi sementara terhadap ke-12 pemuda itu dilakukan, untuk berjaga-jaga dan mencegah penyebaran Covid-19 ke pemuda lainnya.

Pada Rabu lalu pihak polisi mengamankan 251 remaja yang ketahuan mau mengikuti unjuk rasa. Sementara di hari Kamis sebanyak 150 pemuda yang diamankan.

Mereka diduga mau menyusup di antara massa buruh dan diduga akan membuat suasana menjadi ricuh.

"Sehingga selama dua hari ini total ada 400 pemuda yang diduga hendak membuat ricuh di tengah unjuk rasa, kami amankan," kata Yusri.

Sejumlah remaja diamankan Polisi usai aksi demo buruh di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang membubarkan diri sore tadi. Kamis (7/10).
Sejumlah remaja diamankan Polisi usai aksi demo buruh di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang membubarkan diri sore tadi. Kamis (7/10). (Wartakotalive.com/Joko Supriyanto)

Menurut Yusri, saat polisi memeriksa isi handphone para remaja tersebut, di dalam pesan elektronik mereka, terdapat ajakan ikut demonstrasi ke Jakarta.

"Ada indikasi mereka anarko jadi bukan orang-orang yang mau demonstrasi,” ujarnya.

“Mereka ini orang-orang pengangguran yang kemungkinan akan buat ricuh," imbuhnya.

Pihak polisi juga berjanji akan terus merazia anarko-anarko tersebut. Sebanyak 9.346 polisi disiagakan di 10 titik Jakarta.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved