Berita Daerah
Mendadak Air Laut Surut Hingga Beredar Kabar Tsunami, Warga Tulungagung Panik dan Langsung Mengungsi
Warga dihebohkan fenomena air laut surut mendadak di Dusun Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kaliwadir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Warga dihebohkan fenomena air laut surut mendadak, pada Rabu (7/10/2020).
Dampak mendadak air laut surut, kabar bencana tsunami pun tersebar hingga membuat panik warga setempat.
Tak ayal, isu tsunami tersebut membuat warga langsung mengungsikan diri di tempat yang aman.
Kejadian itu terjadi di Dusun Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kaliwadir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
• Menristek: Dalam Menghadapi Tsunami Indonesia Harus Contoh Jepang
• Tsunami Butuh 20 Menit Tiba di Darat, Peringatan Dini Bisa Berikan Waktu 15-17 Menit untuk Evakuasi
• Hadapi Isu Tsunami 20 Meter di Pantai Selatan Jawa, Jalur Evakuasi Sudah Dibikin Pemkab Sukabumi
Isu akan adanya tsunami membuat warga Dusun Sine berbondong-bondong mengungsi sekitar pukul 18.00 WIB.
Namun setelah keadaan tenang, warga yang tinggal di pesisir Pantai Sine Tulungagung ini, akhirnya kembali ke rumah masing-masing.
Mengutip Surya.co.id, ketakutan warga bermula saat sore itu air laut surut.
Surutnya air laut diikuti dengan fenomena alam, banyak ikan yang terdampar di pantai.
"Surutnya sebenarnya seperti biasa. Tapi yang membuat warga takut, banyak ikan yang mendarat di pantai," ucap seorang warga bernama Sumeh.
Sontak fenomena ini membuat warga ketakutan warga.
Mereka khawatir isu tsunami benar-benar terjadi, ditandai ikan-ikan yang mendarat di pantai itu.
Apalagi sebelumnya warga sudah dilanda ketakutan, karena berita seputar isu tsunami di selatan Jawa yang mereka dengar.
"Kabar berita akan ada tsunami di selatan Jawa sudah membuat warga takut. Mereka akhirnya mengungsi," sambung Sumeh.
Hampir semua warga Dusun Sine mengungsi di sekitar gardu pandang yang ada di ketinggian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tsunami-menghantam-bangunan-di-pantai.jpg)