Senin, 27 April 2026

Berita Video

VIDEO: Polisi Buru Chai Changpan Napi Narkoba Asal China yang Kabur ke Hutan

"Sampai Senin 5 Oktober 2020 ini, tim masih bergerak memburu yang bersangkutan. Penyisiran di dalam hutan kita perluas

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Ahmad Sabran
Polres Tangerang Kota
Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53), terpidana mati kasus narkoba yang kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI- Cai Changpan, napi narkoba asal China yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, pada 14 September 2020 lalu dengan membuat lubang dan terowongan di bawah kamar selnya, masih diburu polisi sampai Senin (5/10/2020).

Ia diduga kuat masuk ke dalam hutan di wilayah Desa Tenjo, Kabupaten Bogor. Di desa inilah istri dan anak Cai Changpan tinggal. Ia sempat menemui istri dan anaknya itu, 4,5 jam setelah berhasil kabur dari dalam lapas.

"Sampai Senin 5 Oktober 2020 ini, tim masih bergerak memburu yang bersangkutan. Penyisiran di dalam hutan kita perluas, dan kita juga sudah menurunkan personel Brimob ke sana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/10/2020).

Ia mengatakan sejak diketahui bahwa Cai Changpan masuk ke dalam hutan, tim gabungan khusus yang dibentuk pihaknya menyisir hutan di Tenjo memburu Cai Changpan

Hutan di wilayah itu kata Yusri cukup luas dimana mencakup 7 kelurahan.

"Lalu dari keterangan warga, yang bersangkutan sempat keluar hutan dan ke salah satu desa dan membeli makanan di warung sana. Kemudian ia masuk kembali ke dalam hutan," kata Yusri.

Karenanya kata Yusri pihaknya menurunkan puluhan anggota Brimob, menambah kekuatan petugas gabungan yang memburu Cai Changpan.

"Kami kerahkan anggota Brimob ke sana, membantu mengejar yang bersangkutan," katanya.

Yusri mengatakan sebelum berurusan dengan polisi, Cai Changpan sempat tinggal di Desa Tenjo beberapa lama, dan sudah menjadi warga negara Indonesia (WNI). Ia juga menikahi perempuan Indonesia yang tinggal di Tenjo.

Bahkan kata Yusri, diketahui Cai cukup sering berburu ke dalam hutan di Tenjo, sehingga cukup mengenal kondisi hutan di wilayah itu.

"Karenanya untuk membantu tim mengejar pelaku, kami kerahkan pula puluhan anggota Brimob ke sana menyisir hutan mengejar yang bersangkutan," kata Yusri.

Bukan itu saja, menurut Yusri Cai Chanpan diketahui sudah mualaf.

Dengan bantuan anggota Brimob, menurut Yusri, pihaknya memperluas wilayah hutan untuk mengejar Cai Chanpang.

"Kami perluas penyisiran hingga ke hutan di wilayah Babakan, Pasir Madang dan Pasar Rebo, di sekitar Tenjo," kata Yusri.

Yusri mengatakan Cai Changpan diketahui pernah mengikuti pendidikan militer di China. "Ia mantan tentara di China," katanya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved