Breaking News:

Antisipasi Banjir

Untuk Mengantisipasi Banjir Pemkot Jakarta Barat Bangun Embung di Beberapa Lokasi Rawan Banjir

Guna mengantisipasi banjir di wilayah Jakarta Barat, pemkot Jakarta Barat akan membangun sejumlah embung.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
warta kota
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kembangan, Kamis (1/10/2020) (Desy Selviany) 

WARTAKOYTALIVE.COM, JAKARTA - Guna mengantisipasi banjir di wilayah Jakarta Barat, pemkot Jakarta Barat akan membangun sejumlah embung.

Satu di antaranya di samping Rusun Lokbin, Tegal Alur, Jakarta Barat. Selain itu, di Kampung Bulak Semanan, dan Jalan Dharma Wanita 1 Rawa Buaya. Wilayah itu sempat mengalami banjir hebat di awal tahun 2020.

"Kami menindaklanjuti perintah Gubernur DKI Jakarta untuk meninjau  tiga lokasi rawan genangan. Jadi kalau banjir, lama surutnya dibandingkan wilayah lain," ujar Uus Kuswanto, Wali Kota Jakarta Barat, dalam keterangan persnya, Minggu (4/10/2020).

Uus berjanji akan mencari solusi atas permasalahan tersebut, sehingga nantinya banjir yang terjadi pada tiga wilayah tersebut bisa teratasi.

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kembangan, Kamis (1/10/2020) (Desy Selviany)
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kembangan, Kamis (1/10/2020) (Desy Selviany) (warta kota)


Satu solusi di antaranya ialah dengan membangun bak penampungan air atau embung di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Embung dibuat agar bisa menampung air hujan serta luapan Kali Semongol.

"Ada sekitar 5.000 meter lahan di belakang rusun yang nantinya bisa dibuat embung. Fungsinya, bisa menampung limpasan air dari kali Semongol," ujarnya.

Selain itu embung akan dibangun di kawasan rawan banjir di Kampung Bulak RW 10/01, Semanan, Kalideres.

Nantinya embung serta pompa air dapat mengalirkan air ke Kali Mookevart.

Sementara antisipasi rawan banjir di Jalan Dharma Wanita 1 RW 01, Rawa Buaya, Cengkareng akan dilakukan normalisasi kali Pecotong.

Petugas melakukan aksi gerebek sampah dalam upaya antisipasi banjir di Kali Cipinang, Minggu (18/11/2018).
Petugas melakukan aksi gerebek sampah dalam upaya antisipasi banjir di Kali Cipinang, Minggu (18/11/2018). (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)


"Rencananya kami akan normalisasi kali pecotong. Sedimentasi lumpur kami keruk. Sehingga dapat mempelancar aliran air, nanti kami kordinasikan dengan Dinas SDA DKI Jakarta," ujarnya.

Pembuatan embung serta normalisasi sejumlah saluran air dianggap menjadi solusi dalam mengatasi banjir pada tiga lokasi tersebut.

"Kami sudah mengetahui permasalahannya, sehingga ada solusi untuk mengatasi genangan atau banjir. Minimal, kalau nanti ada genangan tidak akan sampai berhari-hari," tandasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved