MotoGP

Persaingan Pebalap MotoGP Makin Seru di Bulan Oktober

Balapan MotoGP 2020 di bulan Oktober ini diprediksi akan makin sengit, sebab bakal digelar tiga seri balapan secara beruntun.

Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
Motogp.com
Duet pebalap Motogo dari tim pabrikan Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi 

WARTAKOTALIVE.COM, SPANYOL - Balapan MotoGP 2020 di bulan Oktober ini diprediksi akan makin sengit, sebab bakal digelar tiga seri balapan secara beruntun.

Sementara jumlah poin yang dimiliki tiap pebalap berselisih tipis di klasemen pebalap.

Memasuki paruh kedua dengan enam seri balap tersisa, menjadi sangat menentukan. Tiga seri terdekat akan berlangsung pada Oktober.

Sama seperti sebelumnya, tiga seri balap tersebut akan dilangsungkan secara beruntun dalam rentang waktu tiga pekan saja.

Fabio Quartararo pole position MotoGP Malaysia
Fabio Quartararo pole position MotoGP Malaysia (twitter @motoGP)

Seri MotoGP Prancis digelar pada 9-11 Oktober di Bugatti Circuit atau biasa dikenal sebagai Sirkuit Le Mans.

MotoGP Prancis akan menjadi balapan berharga bagi pemuncak klasemen sementara, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT), yang lahir di Negeri Menara Eiffel itu.

Bersama Johann Zarco dari tim Avintia Racing, Quartararo bakal menjadi harapan publik tuan rumah untuk melihat pebalap Prancis berjaya.

Sekadar informasi, sepanjang sejarah hanya Pierre Monneret, orang Prancis yang mampu memenangi balapan kelas premier (500cc/MotoGP) di negara mereka sendiri.

Yamaha cukup kompetitif di Le Mans. Quartararo bisa memaksimalkan kekuatan motor M1 di beberapa sektor dengan tikungan cepat dan mengalir.

Mimpi buruk Quartararo baru akan muncul pada dua balapan berikutnya yang akan berlangsung di Sirkuit Aragon yaitu GP Aragon dan GP Teruel.

Musim lalu Aragon menjadi saksi bagaimana kelemahan Yamaha dalam hal top speed membuat mereka menjadi santapan empuk rival-rivalnya.

Quartararo dan Maverick Vinales tak kuasa menahan laju pebalap Ducati di trek lurus panjang setelah Tikungan 15 dan Tikungan 16.

Seharusnya bisa finis tiga besar, Vinales dan Quartararo harus rela turun ke posisi empat dan lima setelah disusul Andrea Dovizioso (Ducati) dan Jack Miller (Pramac).

Yamaha juga memiliki rekor buruk di Sirkuit Aragon lantaran pebalap mereka selalu gagal meraih podium sejak musim 2017.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved