Kabar Artis
Genap 45 Tahun, Ini Kado Ulang Tahun untuk Hanung Bramantyo dari Keenam Anak dan Zaskia
Hari Kamis 1 Oktober 2020 selain diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, ternyata merupaka hari kelahiran sutradara Hanung Bramantyo
WARTAKOTALIVE.COM -- Hari Kamis 1 Oktober 2020 selain diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, ternyata merupaka hari kelahiran sutradara Hanung Bramantyo.
Hari ini Hanung Bramantyo genap berusia 45 tahun, apa hadiah yang diberikan Zaskia Adya Mecca bersama keenam anaknya?
Dikutip Wartakotalive.com dari instagram Zaskia Adya Mecca, tampak kejutan sederhana disiapkan dengan memakai t-shirt kembaran berwarna hitam.
• Produksi Mulai Digarap Hanung Bramantyo, Film Satria Dewa Gatotkaca Habiskan Dana 5 Juta US Dollar
• Dikritik Warganet Sering Ajak Bayi Keluar Rumah Sebelum Usia 40 Hari, Ini Jawaban Zaskia Adya Mecca
Namun yang membedakan hanyalah tulisan yang tercantum di masing-masing t-shirt. Jadi dari urutan anak pertama hingga bayi bertuliskan Sugeng Tanggap Warsa Abi Hanung The Bramantyos 45.
Itu merupakan ucapan dalam bahasa Jawa artinya selamat ulang tahun atau hari jadi Ayah Hanung ke 45.
Zaskia pun menuliskan begini
1 oktober 2020,
Betapa manusia hanya bisa berencana... punya plan sama anak2 untuk malam ini kasi treatment special ke abinya, apa daya mas Bhumi harus dirawat di Rs sejak siang tadi...
Tapi kembali diingatkan nikmat sehat, nikmat kita saling memiliki bisa saling merawat satu sama lainnya, bisa bersyukur masih diberi waktu untuk terus bersama...
45tahun sudah @hanungbramantyo hidup kamu di dunia ini... mereka lah kado juga amanah terbesar yang Allah titipkan untuk kita, kamu terutama sebagai imam...
Jujur gak ada bingkisan khusus untuk km, karna rasanya mudah km mendapatkannya sendiri.. ditambah km tipe orang yang gak punya banyak keinginan soal materi.. hanya ikrar yang bisa ia berikan saat ini,
semaksimal mungkin ia akan rawat anak2 sebaik mungkin, ajarkan mereka untuk menjadi anak2 yang soleh dan solehah, mendidik mereka untuk terus bertaqwa, agar tidak memberatkan tanggung jawab kamu kelak di akhirat dan bisa menjadi jalan kita menuju surgaNYA, Aamiiin ya Allah
Profil Hanung Bramantyo
Hanung Bramantyo lahir di Yogyakarta 1 Oktober 1975, seorang sutradara asal Indonesia. Ia pernah kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia namun ia tidak menyelesaikannya.
Setelah itu ia pindah mempelajari dunia film di Jurusan Film – Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Pada Festival Film Indonesia 2005, ia terpilih sebagai Sutradara Terbaik lewat film arahannya, Brownies
. Ia juga dinominasikan sebagai Sutradara Terbaik untuk film cerita lepasnya, Sayekti dan Hanafi, namun kalah oleh Guntur Soehardjanto.
Pada Festival Film Indonesia 2007 ia kembali menyabet penghargaan Sutradara Terbaik melalui filmnya Get Married.
Sampai tahun 2019, Hanung tercatat sebagai sutradara yang paling banyak dinominasikan (11 nominasi) dalam kategori Sutradara Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia – dan sepertinya akan terus bertambah, dan memenangkan dua di antaranya; 2005 (Brownies) dan 2007 (Get Married).
Pada 2018, Hanung menyutradarai Tersanjung yang dibuat ulang dari sinetron berjudul sama, menandai kerja sama dengan MVP Pictures setelah Sang Pencerah (2010), Cinta tapi Beda (2012), Soekarno: Indonesia Merdeka (2013), dan Hijab (2015).

Hanung juga akan menyutradarai film Ibu, Doa yang Hilang yang dialih wahana dari novel berjudul sama.
Hanung sempat ditawari Falcon Pictures untuk menyutradarai film yang dibuat ulang dari Miracle in the Cell No. 7 (2013) serta film yang dialih wahana dari Harimau! Harimau!.
Hanung mengaku tertarik untuk memfilmkan sekuel Bumi Manusia, yaitu Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca, tetapi semua itu bergantung terhadap Frederica yang menganggap proyek lanjutan itu harus mempertimbangkan tanggapan penonton atas Bumi Manusia.
Bumi Manusia direncanakan menjadi film pertama dari trilogi ini.
Selain itu, Hanung juga direncanakan akan menyutradarai Rudi Habibie 2 (judul lain Habibie & Ainun 4) dan Cinta antara Praha dan Bandung.
Film Satria Dewa Gatotkaca Besutan Hanung Bramantyo Curi Perhatian Media Internasional
Ada sebuah kabar baik hadir dari film "Satria Dewa Gatotkaca". Setelah beberapa waktu lalu secara resmi merilis video teaser berdurasi 6 menit, film ini kemudian menarik perhatian media internasional.
Media internasional asal Amerika, Variety.com pun tertarik dengan membuat artikel tentang film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo itu.
Mendapatkan perhatian dari media luar negeri, Rene Ishak selaki produser mengaku bahagia.
"Sebagai warga bangsa Indonesia, tidak ada yang lebih membahagiakan saya melihat Pahlawan Indonesia diterima di panggung Internasional dan membawa kebanggaan bagi bangsa," kata Rene Ishak dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (29/8/2020).
• Rizky Febian Klarifikasi Tudingan Menjadi Penyebab Putusnya Anya Geraldine dan Ovi Rangkuti
"Kami berharap dengan daya tarik cerita, karakter, dan jagad Satria Dewa pahlawan kita, tidak hanya akan menarik penonton Indonesia tetapi juga penonton internasional," ungkapnya.
Dalam artikel berjudul "Indonesian Film Franchise ‘Satria Dewa’ Begins Shooting Under Strict Protocols". Variety.com mengangkat proses syuting film Satria Dewa Gatotkaca yang sudah berjalam di tengah pandemi ini berlangsung.
• Lupakan Kegagalan Cintanya dengan Dita Soedarjo, Denny Sumargo kini Siap Nikahi Kekasih Barunya
Selain itu, Variety.com juga mengungkap besarnya biaya yang dihabiskan untuk produksi film garapan Hanung Bramantyo ini.
Film Satria Dewa Gatotkaca diperankan oleh Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman, yang sudah bermain di film Hollywood, John Wick 3 dan Star Wars: Episode VII - The Force Awakens. Tak hanya itu, aktor muda berbakat, Rizky Nazar terpilih menjadi pemeran utama dalam film Satria Dewa Gatotkaca.
• Nora Alexandra Merasa Terhina Dituding Halangi Jerinx SID Bertemu Keluarga Semenjak Mereka Menikah
Daftar pemain
Seperti yang sudah diumumkan beberapa waktu lalu, untuk karakter Yudha atau Gatotkaca diperankan oleh Rizky Nazar.
Selain Rizky Nazar ada juga Yasmin Napper yang juga sudah diumumkan lebih dulu.
• Desainer Oscar Lawalata Kini Resmi Menjadi Perempuan, Begini Komentar Sang Ibu
• Didera Kesulitan Keuangan Parah, Hampir Saja Anang Hermansyah-Ashanty tak Gelar Resepsi Pernikahan
"Halo aku Rizky jadi Yudha, Yudha itu anak dari Arimbi dan Pandega, kehidupannya sangat keras harus rawat orangtua yang sakit-sakitan. Ekonomi Yudha susah dan harus kerja sana sini," kata Rizky Nazar dalam webinar, Kamis (13/8/2020).
"Aku Yasmin Napper, aku jadi Agni, dia mahasiswi kuliah S1 dia pinter mandiri dan keras kepala anak dari profesor Arya," ucap Yasmin.
Selain dua nama itu, ada aktor cilik Ali Fikry dan aktor senior Yatti Surachman yang akan ikut membintangi film tersebur.
"Aku Ali Fikry, aku jadi Gege seorang anak kecil tapi pemikirannya dewasa, dia pintar dan genius. Walaupun dia pemikirannya dewasa sifat ke kanak-kanakannya masih ada," terang Ali.
"Saya jadi bu Mripat, saya punya anak asuh Dananjaya dan Gege, jadi dia peduli dengan anak terlantar yaa," tutur Yatti Surachman.
• Tata Janeeta Akui Kapok Berhubungan dengan Pria Bule, Ia Kini Punya Teman Dekat Orang Indonesia
• Ananda Putri Cikalya Diarak Keliling Kampung saat Terpilih sebagai Personel Trio Macan
Tak sampai situ, Jarome Kurnia dan Omar Daniel turut serta dalam film action tersebut.
"Saya Jarome sebagai Airlangga, dia adalah teman baik Yudha, selalu ada buat Yudha dan dia punya cerita menarik," kata Jarome.
"Saya Omar jadi Dananjaya dia sikapnya dingin angkuh dan keras, aslinya sih lembut tapi itu semuanya karena masa lalu dia," jelas Omar Daniel.
Beberapa nama beken di film action pun turut dihadirkan dalam film Satria Dewa Gatotkaca, mereka adalah Cecep Arif Rahman dan Edward Akbar.
"Saya Cecep, saya di sini sebagai Pandega, bapaknya Yudha. Di sini peran saya harus memilih antara tugas sebagai orangtua atau pekerjaan," beber Cecep
• Irwansyah Berancana akan Membuat Laporan Balik, Pihak Medina Zein Tidak Takut
"Aku Edward, aku jadi profesor arya, saya puya anak semata wayang namanya Agni," lanjut Edward.
Film Satria Dewa Gatotkaca disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan kini sudah mulai melakukan proses syuting di Jogjakarta.
Rencananya jika sesuai jadwal film tersebut akan dirilis pada tahun 2021 mendatang. Setelah sebelumnya harus tertunda karena pandemi virus corona.