Breaking News:

Isu G30S PKI

Ini Sinopsis Film Shadow Play yang Bertema G30S/PKI yang Melibatkan Artis Hollywood

Ini Sinopsis Film Shadow Play yang Bertema G30S/PKI. Simak selengkapnya dalam berita ini.

istimewa
Sinopsis Film Shadow Play. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ternyata ada banyak film bertema G30S/PKI. 

Bahkan beberapa diantaranya dibintangi aktor dan artis Hollywood. 

Salah satunya adalah film berjudul Shadow Play. 

Film ini merupakan garapan Chris Hilton dengan melibatkan aktor hollywood, Linda Hunt, serta sastrawan Indonesia Pramoedya Ananta Toer. 

Kisah Soeharto Ditampar Pendiri Kopassus Saat Masih Menjadi Prajurit, Hanya Bisa Menahan Sakit

Film ini mengambil perspektif korban dalam penceritaannya. 

Film ini dimulai dengan beberapa orang bercerita tentang apa yang ia lihat dan dengar di malam hari pada 30 September 1965. 

Setelah itu scene berlanjut dengan memperlihatkan seseorang bernama Joyo Santoso. 

Lalu scene berikutnya menunjukkan penggalian di lokasi hutan . 

Berikutnya scene berlanjut pada dr Sumiyarsi, seseorang yang ditahan selama 11 tahun usai G30S/PKI terjadi. 

Ini Pesan Striker Bhayangkara FC Herman Dzumafo Jelang Digelarnya Liga 1 2020

Berikutnya film ini menyajikan data-data investigasi mengenai peristiwa G30S/PKI. 

Ya, film ini adalah film dokumenter yang mengalir. 

Dan kita dapat menyaksikannya langsung dari mereka yang mengalami peristiwa G30S/PKI secara langsung baik sebelum, saat berlangsung, dan sesudahnya. 

Ini FIlmya : 

Selain itu, 2 film lainnya justru dibintangi oleh Aktor Hollywood, yakni : 

1. The Year of Living Dangerously

Film ini dibintang oleh Mel Gibson yang memerankan seorang jurnalis. 

Film ini tayang perdana pada tahun 1982. 

Film ini merupakan garapan Peter Weir yang menghabiskan dana dari MGM sebesar enam juta dollar. 

 KENAPA Mahfud MD dan Fadli Zon Beda dalam Menyikapi Pemutaran Film G30S PKI, Mahfud: Hukumnya Mubah!

Sebelum diangkat menjadi film, kisahnya sudah ada di sebuah novel di judul yang sama. 

Film itu mengisahkan mengenai para jurnalis internasional yang berada di Indonesia di masa sebelum, saat berlangsungnya, dan sesudah peristiwa G30S/PKI. 

Tapi walaupun film ini berkisah tentang peristiwa G30S/PKI, tetapi pembuatan film ini berlokasi di Australia dan Filipina. 

Nah, yuk simak film ini. Setidaknya dapat melihat peristiwa G30S/PKI dari perspektif berbeda selain film Pengkhianatan G30S/PKI. 

 Gatot Nurmantyo Dicopot dari Panglima TNI karena Mau Pensiun, Kenapa Dikaitkan Nobar Film PKI?

2. 40 Years of Silence : An Indonesia Tragedy

Film ini merupakan arahan Robert Lemelson, seorang antropologis. 

Ini merupakan film dokumentera yang banyak mengambil scene di Jawa dan Bali. 

Film ini mengambil perspektif korban. 

Film ini pertama kali tayang di Amerika Serikat pada tahun 2009. 

 Gatot Nurmantyo: Saya Tidak Pernah Katakan Dicopot Sebagai Panglima TNI karena Nobar Film G30S/PKI

DAFTAR ADEGAN FILM G30S/PKI YANG KEMUNGKINAN SALAH

Sementara itu, film G30S/PKI berjudul Pengkhianatan G30S/PKI memang mengundang perdebatan banyak pihak. 

Terlepas dari perdebatan itu, film tersebut sudah banyak ditonton masyarakat Indonesia. 

Tapi tampaknya ada adegan-adegan di film G30S/PKI yang mungkin salah. 

Yuk simak adegan mana saja itu : 

 KENAPA Mahfud MD dan Fadli Zon Beda dalam Menyikapi Pemutaran Film G30S PKI, Mahfud: Hukumnya Mubah!

1. Adegan DI Panjaitan Ditembak

Adegan pertama yang terlihat salah adalah adegan dimana Brigjen DI Panjaitan ditembak mati oleh 4 anggota Tjakrabirawa di depan rumahnya. 

Di adegan itu Brigjen DI Panjaitan dikelilingi 4 anggota Tjakrabirawa, lalu ia ditembak dari berbagai arah berlawanan.

Seperti ini posisinya saat Brigjen DI Panjaitan ditembak : 

Brigjen DI Panjaitan saat ditembak anggota pasukan Tjakrabirawa di film G30SPKI.
Brigjen DI Panjaitan saat ditembak anggota pasukan Tjakrabirawa di film G30SPKI. (youtube)

 Respons Isu Kebangkitan PKI, Gubernur Lemhannas: Komunisme di Dunia Sudah Mati

Inilah posisi Brigjen DI Panjaitan saat ditembak anggota pasukan Tjakrabirawa.
Inilah posisi Brigjen DI Panjaitan saat ditembak anggota pasukan Tjakrabirawa. (youtube Hendra Ahya)

 Sinopsis Film The Expatriate di Trans TV Minggu 27 September Pukul 23.00 WIB

Lihatlah bahwa ada 2 anggota Tjakrabirawa yang memakai baret merah marun saling berhadapan.

Tapi dalam 2 sudut pengambilan kelihatan ada perbedaan posisi dari anggota Tjakrabirawa yang menggunakan baret merah marun.

Kedua anggota itu kemudian digambarkan sama-sama menembak Brigjen DI Panjaitan dari arah depan dan belakang. 

Tapi saat Brigjen DI Panjaitan terjatuh dengan lebih dulu tersangkut di bagasi mobil, terlihat belum ada darah dari baju bagian depannya, dan baju bagian depan juga belum sobek-sobek.

Saat itu hanya baju bagian belakang Brigjen DI Panjaitan saja yang sudah sobek-sobek dan mengeluarkan darah. 

Namun begitu Brigjen DI Panjaitan jatuh ke aspal, barulah diperlihatkan baju bagian depannya sudah sobek-sobek dan penuh darah. 

Inilah adegan saat Brigjen DI Panjaitan ditembak dan tersungkur ke mobil dalam film G30SPKI. Lihatlah bahwa tak ada darah di baju bagian depan saat adegan ini.
Inilah adegan saat Brigjen DI Panjaitan ditembak dan tersungkur ke mobil dalam film G30SPKI. Lihatlah bahwa tak ada darah di baju bagian depan saat adegan ini. (youtube)

 Belasan Wanita Terjaring Operasi Yustisi di Kebon Jeruk

Kemudian mari kita simak adegan saat Brigjen DI Panjaitan sudah tersungkur ke aspal :

Inilah adegan saat Brigjen DI Panjaitan sudah jatuh tersungkur ke aspal. Bajunya baru terlihat robek-robek dan penuh darah.
Inilah adegan saat Brigjen DI Panjaitan sudah jatuh tersungkur ke aspal. Bajunya baru terlihat robek-robek dan penuh darah. (YOUTUBE)

2. Cat Truk Tjakrabirawa

Kesalahan ini terlihat apabila kita memperhatikan secara teliti adegan demi adegan di film G30SPKI. 

Terkait cat mobil dan truk ini terlihat saat pasukan Tjakrabirawa mempersiapkan mobil-mobil yang akan dipakai untuk menjemput para jenderal di rumahnya. 

Dalam film G30SPKI, adegan mempersiapkan mobil dan truk ini digambarkan dilakukan di kawasan Lubang Buaya. 

 Belasan Wanita Terjaring Operasi Yustisi di Kebon Jeruk

Saat itu dalam salah satu adegan diperlihatkan bahwa ada seorang anggota pasukan Tjakrabirawa yang diberi tugas mengecat tanda silang berwarna putih di belakang truk pasukan Tjakrabirawa. 

Inilah adegan saat mobil Tjakrabirawa dicat di film G30SPKI.
Inilah adegan saat mobil Tjakrabirawa dicat di film G30SPKI. (youtube)

Tapi cat-cat di belakang mobil itu ternyata berubah jadi plester berwarna putih begitu truk-truk berangkat ke rumah-rumah para Jenderal. 

Salah satunya terlihat di truk yang digunakan pasukan Tjakrabirawa untuk menjemput Jenderal AH Nasution di rumahnya. 

Terlihat di truk yang digunakan ternyata tak memakai cat, tetapi hanya menggunakan plester berwarna putih yang disilangkan.

Mobil pasukan Tjakrabirawa yang ternyata hanya diberi plester putih di film G30SPKI. Padahal di adegan sebelumnya digambarkan mobil-mobil itu dicat, bukan diplester.
Mobil pasukan Tjakrabirawa yang ternyata hanya diberi plester putih di film G30SPKI. Padahal di adegan sebelumnya digambarkan mobil-mobil itu dicat, bukan diplester. (youtube)

 Susut Hasil dan Limbah Pangan di Indonesia Dapat Pengaruhi Kualitas Gizi Masyarakat.

3. Adegan Soeharto Menelepon

Adegan Mayjen Soeharto menelepon Laksamana RE Martadinata juga terlihat janggal dalam film G30SPKI.

Saat adegan menelepon Laksamana RE Martadinata, Mayjen Soeharto digambarkan menopang tangan kirinya yang memegang gagang telepon ke kursinya.

Tetapi dari beberapa sisi pengambilan gambar, Mayjen Soeharto kelihatan berubah-ubah dalam menopang tangannya. Mari kita simak foto-fotonya : 

Kesalahan adegan Mayjen Soeharto di film G30SPKI
Kesalahan adegan Mayjen Soeharto di film G30SPKI (youtube)
Adegan Mayjen Soeharto di film G30SPKI yang terlihat aneh.
Adegan Mayjen Soeharto di film G30SPKI yang terlihat aneh. (YOUTUBE)

Terlihat beda-beda kan benda yang dipakai Mayjen Soeharto untuk menopang tangan kirinya saat menelepon.

Sebagian Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Film G30S/PKI Batal Tayang di TV One, Ini Penjelasan Karni Ilyas dan Reaksi Gatot Nurmantyo.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved