Jumat, 17 April 2026

Berita Video

VIDEO: Putra Chintami Atmanegara, Dio Alif Utama Bantah Aniaya Deanni Ivanda

"Yang jelas saya membantah ya semua keterangan Deanni. Apa yang dikatakan Deanni banyak yang tidak sesuai.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Chintami Atmanegara dan Dio Alif Utama, anaknya, memberikan keterangan terkait dugaan melakukan penganiayaan terhadap Dianni Ivanda di rumahnya, kawasan Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Putra Chintami Atmanegara (59), Dio Alif Utama akhirnya buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan kepada Deanni Ivanda.

Dio Alif Utama membantah melakukan penganiayaan kepada Deanni Ivanda, yang dilakukan di kediamannya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 31 Juli 2020.

"Yang jelas saya membantah ya semua keterangan Deanni. Apa yang dikatakan Deanni banyak yang tidak sesuai. Saya membantah melakukan penganiayaan," kata Dio Alif Utama ketika menggelar jumpa pers di kediamannya, Rabu (23/9/2020) ditemani Chintami Atmanegara dan tim kuasa hukum.

Dio menceritakan kronologi sebenarnya. Kala itu ia ke rumah ibundanya, Chintami untuk menemui Deanni guna menyampaikan nasihat kepada temannya sebelum berpisah.

Dio menyebut kalau Deanni memberikan respon yang tidak baik. Bahkan, temannya malah melawan dan mengeluarkan perilaku kasar kepadanya.

"Ketika ibu saya (Chintami) turun, tiba-tiba emang kebetulan ada gelas jar di meja saya, bukan vas bunga, itu dipukul sampai pecah, sehingga juga serpihan belingnya kena kakinya si Hugo, teman saya juga," ucapnya.

Dio menegaskan dirinya tidak melawan. Ia justru menasehati Deanni dengan jangan merusaki barang jika memang tidak suka dengannya.

"Saya langsung sapu tuh serpihan belingnya. Saya diem aja karena kondisi dia (Deanni) lagi emosional. Tidak lama security rumah naik keatas untuk membujuk Deanni pergi dari rumah saya," jelasnya.

Akan tetapi, Deanni tidak maj keluar rumah dan melawan petugas keamanan tersebut dengan memakinya dan memaki Chintami.

"Saya bilang, 'kamu pikir dong pakai otak kalo misalkan ibu saya tuh males udah digituin sama kamu'. Terus dijawab sama dia (Deanni), 'Otak saya mana otak saya mana', saya bilang, 'ya otak kamu di dengkul kali' gitu," katanya.

Kemudian, Dio pun lanjut menyapu serlihan beling gelas yang dipecahkan Deanni. Kemudian setelah beres, ia dan security memegang Deanni dan mengangkatnya keluar rumah.

"Saya bilang kenapa jadi drama banget ya yang harusnya baik-baik aja. Udah, saya bilang saya itung sampe tiga kalo kamu gak turun terpaksa kita harus mengangkat. Saya itung 123 tapi kayak masih menantang dengan dagunya naik ke atas 3 cm kayak nantang gitu," tuturnya.

"Dia bilang, 'Kalau saya gak mau pergi mau apa?' Wah saya bilang ini agak terganggu nih kayaknya ni orang. Udah gitu saya angkat, kebetulan saya angkatnya di paha, saya angkat pelan-pelan," sambungnya.

Namun, diakui Dio, kalau Deanni berusaha memberontak sampai akhirnya diduga menyikut Dio secara tidak sengaja sampai akhirnya tangannya terlepas dari Deanni.

"Kebetulan itu deket tangga, jadi dia kayak mau kepleset ke tangga. Tapi bukan jatoh ngegelinding? Nggak ada. Udah gitu dia balik ke saya, karena saya masih kesakitan, kedorong sama saya," katanya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved