Berita Depok
Masyarakat Depok Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem Selama Masa Pancaroba
Hujan lebat yang terjadi pada siang atau sore di wilayah Bogor secara tidak langsung dapat meningkatkan potensi luapan air di sekitar daerah Ciliwung.
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Masyarakat Depok diminta untuk mewaspadai cuaca ekstrem selama masa pancaroba. Terutama masyarakat yang tinggal di sepanjang Sungai Ciliwung.
Sebab, potensi hujan lebat yang terjadi pada siang atau sore di wilayah Bogor secara tidak langsung dapat meningkatkan potensi luapan air di sekitar daerah aliran sungai Ciliwung.
Sehingga masyarakat dihimbau untuk mewaspadai potensi genangan.
"Bagi masayarakat Depok untuk tetap mewaspadai cuaca ekstrem. Tujuannya agar bisa mengantisipasi bila terjadi hujan lebat," kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Disdamkar Kota Depok, Denny Romulo, Selasa (22/9/2020).
Menurut Denny, perlu diwaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es.
"Kami juga telah menyiapkan personil untuk antisipasi bencana alam di masa pancaroba ini," ujarya.
Sebelumnya telah terjadi banjir bandang di wilayah Kabupaten Bogor dan Sukabumi yang diakibatkan oleh kejadian hujan lebat.
• Inter Milan Trending Setelah Resmi Dapatkan Arturo Vidal dari Barcelona, Vidal Reuni dengan Conte
• Beroperasi Selama PSBB Jakarta, Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Digerebek Polisi
Curah hujan intensitas tinggi hingga 110 mm dalam periode 4 jam teramati di Citeko.
Hujan lebat ini dipicu oleh kondisi atmosfer yang labil dan diperkuat dengan adanya fenomena gelombang Rossby ekuatorial serta adanya daerah pertemuan angin (konvergensi).
Kombinasi dari ketiga fenomena atmosfer ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar Jawa Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/denny-romulo.jpg)