Banjir Jakarta
Ciliwung Meluap, Warga Kebon Pala Kebanjiran dan Bertahan di Lantai Dua Rumah
Banjir mulai merendam permukiman di wilayah RW 04 dan RW 05 sekira pukul 04.00 WIB, hingga titik puncaknya pada pukul 07.00 WIB.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTAKOTALIVE, JATINEGARA - Debit air yang meluap di Kali Ciliwung membuat permukiman warga di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, terendam banjir, Selasa (22/9/2020).
Sofyan (34), warga setempat menceritakan, banjir mulai merendam permukiman di wilayah RW 04 dan RW 05 sekira pukul 04.00 WIB, hingga titik puncaknya pada pukul 07.00 WIB.
"Ketinggian sekitar satu meter, memang dari semalam sudah ada peringatan antisipasi datangnya air," kata Sofyan, Selasa (22/9/2020).
• BERTAMBAH Lagi! Karyawan PT Epson Bekasi yang Positif Covid-19 Jadi 369 Orang
Namun, belum ada warga yang pindah ke tempat pengungsian, karena mereka telah mengantisipasi dengan cara memindahkan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
"Sampai sekarang sih belum ada warga yang mengungsi."
"Bertahan di lantai dua rumah, memang dari pihak Kelurahan juga belum dibuka posko pengungsian," ujarnya.
• DAFTAR 20 Koruptor yang Masa Hukumannya Dikorting MA, KPK Menyayangkan
Menurut Sofyan, warga baru akan mengungsi ke tempat yang telah ditentukan apabila ketinggian air sudah lebih dari dua meter, dan banjir tidak kunjung surut dalam beberapa hari ke depan.
"Kalau banjir sudah lebih parah baru ngungsi ke SMPN 26, sama SDN 01 dan 02."
"Itu kalau tinggi air sudah lebih dari dua meter, paling sering sih ngingetin ke Kantor Kelurahan," tuturnya.
DKI Anggarkan Rp 5,2 Triliun untuk Tanggulangi Banjir
Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp 5,297 triliun untuk penanggulangan banjir, yang dikerjakan selama tiga tahun dari 2020 hingga 2022.
Dana sebanyak itu merupakan pinjaman dari pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp 12,5 triliun.
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan, ada tujuh proyek yang bakal dikerjakan dinasnya selama tiga tahun.
• Mumtaz Rais Sudah Minta Maaf, Nawawi Pomolango Serahkan Kelanjutan Laporannya kepada Polisi
Di antaranya pembangunan polder pengendalian banjir; revitalisasi pompa pengendali banjir; dan pembangunan waduk pengendali banjir.
Lalu, peningkatan kapasitas sungai dan drainase kali kewenangan kementerian; pembangunan vertikal drainase; serta sistem informasi penunjang banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kebon-pala-banjir-22-september-2020.jpg)