Rabu, 29 April 2026

Virus Corona

Ketika Andi Arief Bermimpi Presiden Joko Widodo dan Mahfud MD Terpapar Corona

Meski demikian, Andi Arief berharap agar mimpinya tersebut tidak menjadi kenyataan. Ia tetap berharap, presiden bersama para menterinya selalu sehat

Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Wasekjen DPP Partai Demokrat kembali mendatangi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta guna melakukan konsultasi atas kasus yang menjeratnya, Selasa (12/3). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief membuat ciuitan di media sosialnya hingga menjadi bahan perbicaraan banyak orang.

Andi Arief, menyampaikan tentang sebuah mimpi yang dialaminya.

Dimana, dalam mimpi tesebut, ia melihat presiden Jokowi dan sejumlah menteri di kabinetnya ikut terpapar virus corona.

"Semalam saya mimpi Pak Jokowi dan beberapa menteri terkena covid 19, dirawat di rumah sakit. Termasuk Pak Mahfud MD," tulis Andi Arief dikutip Wartakotalive.com dari akun Twitternya, Minggu (20/9/2020).

Terdepak dari Jabatan Waketum Gerindra, Ini yang Akan Dilakukan Arief Poyuono

Dahnil Anzar Simanjuntak Sentil Said Didu yang Dinilai Diskreditkan Orang Parpol

Meski demikian, Andi Arief berharap agar mimpinya tersebut tidak menjadi kenyataan.

Ia tetap berharap, presiden bersama para menterinya selalu dalam keadaan sehat.

Ia juga meminta agar mengabaikan apa yang dimimpikannya tersebut.

"Mimpi biasanya kebalikannya. Dari hati yang tulus saya berdoa bapak-bapak semua sehat wal'afiat diberi kekuatan.  Abaikan mimpi saya. Berikan yang terbaik buat negeri ini," tandasnya.

Dalami Dugaan Pelecehan oleh Dokter Saat Rapid Test di Bandara Soetta, Polisi Jemput Korban ke Bali

Orang Tak Pakai Masker Dihukum Push-up Lalu Disebar di Sosmed, Tamara Bleszynski: Tidak Manusiawi

Cuitan tersebut mendapat ratusan tanggapan dari warganet.

Sebagian menanggapinya dengan candaan dengan mengatakan bahwa ada mimpi yang bisa terwujud secara nyata.

Seperti yang dituliskan MS Kaban, "Mantapp jd akhli takwil mimpi,ada lho mimpi benar."

"Ini mimpi atau karena dapat bocoran info bang? Serius tanya.." tulis akun @Bebe

Kenang Kejamnya Pemberontakan PKI di Madiun 18 September 1948, Fadli Zon: Kiai Diculik dan Dibantai

Tetapi, tidak sedikit yang mendoakan agar mimpi tersebut tidak benar.

Lalu, ada pula yang menuding mimpi tersebut berlandaskan ketidaksukaan Andi Arief terhadap presiden Jokowi.

Seperti yang dicuitkan akun @NazriaSekam, "Sebegitu gelisahnya hidup mu bung. Saban hari memikirkan jokowi dan berharap suatu keburukan menimpa jokowi sehingga terbawa mimpi."

Update kasus corona

Virus corona di dunia belum sepenuhnya lenyap, malah makin bertambah banyak yang positif Covid-19.

Berikut Wartakotalive.com berikan data update jumlah virus corona dunia Minggu (20/9/2020) pukul 08.30 WIB.

Sejumlah negara masih mengalami penambahan dan lonjakan kasus infeksi virus corona Covid-19.

Melansir data dari laman Worldometers, hingga Minggu (20/9/2020) pagi, total kasus Covid-19 di dunia terkonfirmasi sebanyak 30,982,249 (30,9 juta) kasus.

 HEBOH di Kota Semarang Ada Orang Mengajak Tularkan Virus Corona Lewat WhatsApp

 MENDAGRI Diberitakan Kena Covid-19, Ini Jawaban Tito Karnavian Terkait Hasil Rapid dan Swab Test

Dari jumlah tersebut, sebanyak 22.569.415  (22,5 juta) pasien telah sembuh, dan 961,373 orang meninggal dunia.

Kasus aktif hingga saat ini tercatat sebanyak 7.443.423 dengan rincian 7.382.025 pasien dengan kondisi ringan dan 61.398 dalam kondisi serius.

Berikut 10 negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak:

1. Amerika Serikat, 6,967,403 kasus, 203.822 orang meninggal, total sembuh 4.217.926

2. India, 5,398,230 kasus, 86.774 orang meninggal, total sembuh 4.299.724

3. Brasil, 4.528.347 kasus, 136.565 orang meninggal, total sembuh 3.820.095

4. Rusia, 1.097.251 kasus, 19.339 orang meninggal, total sembuh 906.462

5.Peru, 762.865 kasus, 31.369 orang meninggal, total sembuh 607.837

6. Kolombia, 758.398 kasus, 24.039 orang meninggal, total sembuh 627.685

7. Meksiko, 694,121 kasus, 73,258 orang meninggal, total sembuh 496,224

8. Afrika Selatan, 659.656 kasus, 15.940 orang meninggal, total sembuh 589.434

9. Spanyol, 659.334 kasus, 30.495 orang meninggal.

10. Argentina, 622.934 kasus, 12.799 orang meninggal, total sembuh 478.077

Indonesia 

Ruang isolasi di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/9/2020). Ruang isolasi ini disediakan untuk pasien virus corona berstatus orang tanpa gejala (OTG).
Ruang isolasi di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/9/2020). Ruang isolasi ini disediakan untuk pasien virus corona berstatus orang tanpa gejala (OTG). (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Kasus virus corona di Indonesia tercatat juga mengalami peningkatan, baik dari jumlah kasus, sembuh, maupun yang meninggal dunia.

Hingga Sabtu (19/9/2020) pukul 12.00 WIB, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 4.168. Sehingga jumlahnya saat ini menjadi 240.687 orang.

Sedangkan untuk kasus sembuh, juga ada penambahan sebanyak 3.576 orang.

Penambahan itu sekaligus menjadikan total pasien yang telah sembuh menjadi 174.350 orang.

Namun, pasien yang meninggal dunia karena infeksi Covid-19 ini juga ikut bertambah sebanyak 112 orang. Maka, jumlah pasien yang meninggal dunia kini jumlahnya menjadi 9.448 orang.

DKI JAKARTA

Jumlah Kasus: 60.828 (24.6%)

JAWA TIMUR

Jumlah Kasus: 40.372 (17.6%)

JAWA TENGAH

Jumlah Kasus: 19.213 (8.1%)

JAWA BARAT

Jumlah Kasus: 16.395 (6.6%)

SULAWESI SELATAN

Jumlah Kasus: 14.193 (6.2%)

KALIMANTAN SELATAN

Jumlah Kasus: 9.650 (4.3%)

SUMATERA UTARA

Jumlah Kasus: 9.273 (3.9%)

BALI

Jumlah Kasus: 7.628 (3.3%)

KALIMANTAN TIMUR

Jumlah Kasus: 6.716 (2.7%)

SUMATERA SELATAN

Jumlah Kasus: 5.331 (2.3%)

PAPUA

Jumlah Kasus: 5.099 (2.0%)

RIAU

Jumlah Kasus: 4.990 (1.7%)

SULAWESI UTARA

Jumlah Kasus: 4.254 (1.9%)

BANTEN

Jumlah Kasus: 4.164 (1.6%)

SUMATERA BARAT

Jumlah Kasus: 4.161 (1.5%)

ACEH

Jumlah Kasus: 3.527 (1.2%)

KALIMANTAN TENGAH

Jumlah Kasus: 3.228 (1.4%)

NUSA TENGGARA BARAT

Jumlah Kasus: 3.082 (1.4%)

MALUKU

Jumlah Kasus: 2.551 (1.1%)

GORONTALO

Jumlah Kasus: 2.375 (1.1%)

SULAWESI TENGGARA

Jumlah Kasus: 2.119 (0.9%)

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jumlah Kasus: 2.111 (0.8%)

MALUKU UTARA

Jumlah Kasus: 1.992 (0.9%)

KEPULAUAN RIAU

Jumlah Kasus: 1.627 (0.6%)

PAPUA BARAT

Jumlah Kasus: 1.435 (0.5%)

KALIMANTAN BARAT

Jumlah Kasus: 861 (0.3%)

LAMPUNG

Jumlah Kasus: 715 (0.3%)

BENGKULU

Jumlah Kasus: 530 (0.2%)

KALIMANTAN UTARA

Jumlah Kasus: 488 (0.2%)

SULAWESI BARAT

Jumlah Kasus: 485 (0.2%)

JAMBI

Jumlah Kasus: 372 (0.1%)

NUSA TENGGARA TIMUR

Jumlah Kasus: 315 (0.1%)

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Jumlah Kasus: 310 (0.1%)

SULAWESI TENGAH

Jumlah Kasus: 297 (0.1%)

Brasil

Para pria membawa kotak untuk dipasangkan ke peti jenazah di pemakaman Kota Sao Pedro, di tengah penyebaran penyakit virus corona (Covid-19) di Sao Paulo, Brazil, Kamis (14/5/2020).
Para pria membawa kotak untuk dipasangkan ke peti jenazah di pemakaman Kota Sao Pedro, di tengah penyebaran penyakit virus corona (Covid-19) di Sao Paulo, Brazil, Kamis (14/5/2020). (ANTARA FOTO/REUTERS/Amanda Perobelli/wsj/cfo)

Negeri Samba, Brasil, melaporkan penambahan 33.057 kasus baru dalam 24 jam terakhir.

Melansir Al Jazeera, penambahan tersebut membuat jumlah kasus secara keseluruhan menjadi lebih dari 4,5 juta kasus Covid-19.

Hal itu membuat Brasil menjadi negara ketiga di dunia yang melaporkan jumlah kasus terbanyaksetelah AS dan India.

Tak hanya itu, ada lebih dari 500 kematian baru yang dikonfirmasi di Brasil, atau tepatnya 739 kematian baru.

Sehingga, jumlah pasien Covid-19 di Brasil yang meninggal dunia totalnya menjadi lebih dari 136.000.

Italia

Masih dari sumber yang sama, Pemerintah Italia akan mengizinkan hingga 1.000 pendukung sepak bola untuk menghadiri pertandingan di liga teratas Italia, Serie A.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadofara menyusul adanya kesepakatan antara daerah dan berbagai departemen pemerintah.

Untuk diketahui, penonton telah dilarang untuk menyaksikan pertandingan Seria A sejak Maret 2020 karena adanya pandemi Covid-19.

"Untuk menghindari disparitas antara tim dan sebagai percobaan mengingat pembukaan lebih lanjut, saya meminta agar keputusan ini diperluas ke seluruh wilayah nasional," kata Spadafora.

"Saya berterima kasih kepada (Menteri Kesehatan Roberto Speranza) dan daerah atas berbagi pandangan ini," imbuh dia.

Perancis

Hura-hura kaum muda setelah pelonggaran aturan karantina di sebuah kota di Perancis
Hura-hura kaum muda setelah pelonggaran aturan karantina di sebuah kota di Perancis (afp/scmp.com)

Lonjakan mendadak dalam jumlah kematian harian Perancis akibat Covid-19, berasal dari kasus yang sebelumnya tidak dilaporkan di satu rumah sakit dekat Paris.

Kementerian kesehatan melaporkan pada hari Jumat bahwa jumlah total kematian akibat Covid-19 meningkat 154 menjadi 31.249.

Penambahan tersebut menjadi yang tertinggi dalam empat bulan terakhir sekaligus tiga kali lipat dalam seminggu terakhir.

Angka itu termasuk 76 kematian yang terdaftar di rumah sakit dekat Paris.

Data itu dikeluarkan menurut catatan penjelasan yang dikeluarkan online oleh Sante Publique France, badan kesehatan nasional negara itu yang melaporkan kasus Covid-19 baru setiap hari.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved