Jumat, 24 April 2026

Virus Corona

HEBOH di Kota Semarang Ada Orang Mengajak Tularkan Virus Corona Lewat WhatsApp

Viral di Kota Semarang dalam sebuah chatingan di aplikasi Whatsapp, seseorang mengajak orang lain yang keluarganya terpapar Covid-19 untuk menularkan

Alodokter
Ilustrasi -- pasien Covid-19 disertai gejala happy hipoxia yang membuat kematian lebih cepay 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMARANG - Viral di Kota Semarang dalam sebuah chatingan di aplikasi Whatsapp, seseorang mengajak orang lain yang keluarganya terpapar Covid-19 untuk menularkanke orang lainnya.

Bahkan, dalam chating disebut bisa saja mereka menularkan penyakit tersebut ke seluruh Kelurahan Jerakah Kota Semarang.

Entah bagaimana pembicaraan dua orang ini diposting berupa tangkapan layar chating antara orang positif covid-19 di Kota Semarang yang sengaja menularkan penyakitnya ke masyarakat.

MENDAGRI Diberitakan Kena Covid-19, Ini Jawaban Tito Karnavian Terkait Hasil Rapid dan Swab Test

Kapolsek Tugu Kompol Eko Kurniawan membenarkan bahwa di Jerakah Tugu Semarang ada penderita virus Corona yang melakukan chating WhatApp terhadap orang berinisial FN usia sekira 30 tahun.

FN mengajak penderita Corona di Jerakah untuk tidak melakukan isolasi mandiri bahkan mengajak menyebarkan penyakitnya tersebut.

Sehingga pihak kepolisian melakukan tindakan cepat dengan melakukan evakuasi penderita corona di Jerakah tersebut pada sore ini pada pukul 16.30 WIB.

Proses evakuasi bersama tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Tugu.

"Kami evakuasi mereka ke rumah dinas Walikota Semarang untuk mencegah terjadinya efek-efek sosial dan gangguan Kamtibmas dari hebohnya postingan di media sosial tersebut," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (19/9/2020).

Gubernur Anies Baswedan Minta ASN Shalat Gaib untuk Mendiang Camat Kelapa Gading

Kompol Eko menuturkan, evakuasi tersebut agar mereka mendapat pelayanan kesehatan yang baik untuk pemulihan lebih cepat.

Total yang dievakuasi penderita virus Corona di Jerakah terdapat empat orang.

Mereka merupakan satu keluarga yang positif corona, masing-masing GH (50), LS(44), MAG (12), dan NMG (15).

GH dibawa ke rumah sakit di kota Semarang sedangkan ibu dan kedua anaknya di bawa ke rumah dinas walikota Semarang.

Sebenarnya satu keluarga itu terdapat enam orang, namun satu orang lagi negatif dan tidak tinggal di rumah tersebut.

"Saudari LS inilah yang melakukan chatting di Whatssapp dengan FN lalu tersebar luas di media sosial," bebernya.

FOLLOW US 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved