Minggu, 12 April 2026

Pendidikan

Pendidikan, Institusi Terpenting untuk Ubah Perilaku Masyarakat agar Patuh Protokol Kesehatan

Dari seluruh institusi negara ini yang paling penting untuk menggerakkan perubahan perilaku masyarakat adalah institusi pendidikan.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi memberikan paparan saat Webinar Sosialisasi Edukasi Perubahan Perilaku 3M, Jumat (18/9/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus Covid-19 terus meningkat di Indonesia, pemerintah pun terus berupaya untuk menekan penyebaran pandemi ini.

Salah satunya dengan mengedukasi mengenai perubahan perilaku di dunia pendidikan pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) terus diupayakan.

Sehingga,  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku untuk terus mensosialisasikan gerakan perubahan perilaku 3M, yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, dan menggunakan masker. 

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi mengatakan bahwa dari seluruh institusi negara ini yang paling penting untuk menggerakkan perubahan perilaku masyarakat adalah institusi pendidikan.

“Melalui institusi pendidikan kita ingin membangun motivasi dari dalam diri individu masyarakat terhadap perubahan perilaku yang diharapkan adalah patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer,” jelas Sonny saat Webinar Sosialisasi Edukasi Perubahan Perilaku 3M, Jumat (18/9/2020).

Jawab Fokus Pemerintah Tangani Covid-19, Menko PMK: Ekonomi Justru Bikin Sehat, Jangan Dibolak-balik

DAFTAR Klaster Penyebaran Covid-19 di Kementerian dan Lembaga: Kemenkes Terbanyak dengan 252 Kasus

Tiga sub bidang

Lebih lanjut dipaparkan, bidang perubahan perilaku dapat didukung lewat tiga sub bidang yang sangat penting, seperti sub bidang edukasi, sub bidang sosialisasi, dan sub bidang mitigasi.

“Pertama, sub bidang edukasi ini target kita adalah peserta didik dan pengajar. Kita menggunakan satuan-satuan pendidikan untuk mengampanyekan perubahan perilaku yang harus dilakukan seluruh masyarakat,” ucapnya.

Kedua, lanjut Sonny, sub bidang sosialisasi dengan target individu, masyarakat umum, keluarga, dan komunitas untuk menyosialisasikan 3M.

Kemudian yang ketiga, sub bidang mitigasi, dengan target masyarakat yang cenderung mengabaikan protokol kesehatan.

Aturan Pakai Masker di Mobil Saat Sendiri, ini Beda Pandangan Antara Satgas Covid-19 dan Ahli Paru

Sub bidang edukasi

Menurut Sonny, untuk bidang sub edukasi, pihaknya sudah mempunyai strategi perubahan perilaku yang perlu dukungan di satuan pendidikan.

Salah satu strateginya adalah Nudge atau dorongan, yaitu mendorong perilaku yang diharapkan menjadi sebuah pilihan yang mudah dilakukan.

“Nah kita mendorong perilaku yang diharapkan 3M menjadi perilaku yang mudah dilakukan,” ujarnya.

Sonny juga berharap adanya intervensi dari guru dan dosen menjadi role model atau contoh yang baik bagi peserta didik (PAUD-Mahasiswa) untuk perubahan perilaku 3M.

“Guru dan dosen adalah orang yang paling dihormati dan kita berharap bisa menjadi contoh baik,” ujarnya.

Materi edukasi

Dituturkan Sonny juga, Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 juga sedang menyusun pedoman bagaimana perubahan perilaku dilakukan di daerah.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved