Sekda DKI Meninggal

Pelepasan Jenazah Saefullah Penuhi Protokol Kesehatan, Ketua DPRD DKI: Kritik Tak Perlu Ditanggapi

“Semua menaati protokol kesehatan, dan jenazah pun di dalam peti dan tetap di ambulans."

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/photocapture youtube pemprov dki
Ambulans yang membawa almarhum Sekda DKI Saefullah meninggalkan Balai Kota DKI setelah dilakukan upacara singkat yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Rabu (16/9/2020) sekitar pukul 15:00 WB. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pimpinan DPRD DKI Jakarta meminta, kritik soal upacara penghormatan terakhir dan pelepasan jenazah Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, tak perlu ditanggapi berlebihan.

Pimpinan parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat itu menilai upacara digelar untuk menghormati dan mengapresiasi kinerja Saefullah selama di pemerintahan, termasuk penanganan Covid-19.

 5 Hal Pokok yang Harus Diperhatikan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Saat PSBB Jakarta

 Diperiksa Polisi, Rombongan Pesepeda Viral Mengaku tidak Tahu yang Dilintasi adalah Jalan Tol

“(Kritik) nggak usah ditanggapi kita kasih penghormatan terakhir sambil lewat (mobil jenazah) di pemda (Balai Kota DKI). Ini adalah apresiasi kami sebagai sahabat dan partner kerja,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kepada wartawan pada Jumat (18/9/2020).

Menurutnya, upacara itu dilakukan secara spontan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta, terutama yang berkantor di Balai Kota DKI.

Selain itu, upacara tersebut juga digelar atas inisiatif Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sebagai bentuk kehormatan kepada Saefullah selaku ASN tertinggi.

“Semua menaati protokol kesehatan, dan jenazah pun di dalam peti dan tetap di ambulans,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta ini.

Hal itu dikatakan Prasetyo untuk menanggapi adanya kritikan dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono.

Gembong menilai, upacara penghormatan kepada Saefullah lebih baik dilakukan di rumah sakit.

 HOAX, Rusmiati Istri Sekda DKI Jakarta Saefullah, Kritis dan Dirawat di ICU

 Ungkap Sosok Sekda DKI Saefullah Selama Bekerja, Anies: Ia Belum Pernah Pamit Pulang karena Sakit

“Penghormatan RS jauh lebih baik,” ujar Gembong kepada wartawan pada Jumat (18/9/2020).

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta menggelar upacara penghormatan terakhir dan pelepasan jenazah Saefullah di halaman Balai Kota, Jakarta Pusat pada Rabu (16/9/2020) petang.

Saefullah meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Rabu (16/9/2020) pukul 12.55 akibat terapar Covid-19.

Untuk menghormati jasa-jasanya, sejumlah pimpinan DPRD DKI termasuk Prasetyo Edi Marsudi dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik turut hadir dalam upacara itu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga turut hadir. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved