Minggu, 3 Mei 2026

Virus Corona Jabodetabek

UPDATE 17 September 2020: Sehari, Pasien Positif Covid-19 di RS Wisma Atlet Bertambah 1.017 Orang

Penambahan tersebut tercatat sebagai yang terbanyak, setelah hampir tujuh bulan rumah sakit darurat tersebut beroperasi.

Tayang:
Dok. Kementerian PUPR
Petugas berpakaian APD lengkap, tengah menata perlengkapan kesehatan di Wisma Atlet Kemayoran beberapa waktu lalu. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pasien positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran hingga Kamis (17/9/2020) hari ini bertambah lebih dari seribu orang.

Penambahan tersebut tercatat sebagai yang terbanyak, setelah hampir tujuh bulan rumah sakit darurat tersebut beroperasi.

Penambahan tersebut juga terjadi setelah Flat Isolasi Mandiri di RS Wisma Atlet mulai beroperasi sejak Sabtu (12/9/2020) lalu.

Boyamin Saiman Serahkan Bukti Baru Kode King Maker di Kasus Djoko Tjandra ke KPK

Sebanyak 2.757 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran hingga Kamis (17/9/2020) pukul 08.00 WIB.

Jumlah tersebut bertambah 1.017 orang dari sehari sebelumnya.

Sehari sebelumnya, jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat ada 1.740 orang.

Ahok Niat Maafkan Dua Ibu yang Cemarkan Nama Baiknya dan Cabut Laporan

Penambahan jumlah pasien tersebut juga menambah total pasien terdaftar di RS Wisma Atlet sejak beroperasi pada 23 Maret 2020.

Hingga kini sebanyak 16.626 pasien terkait Covid-19 telah terdaftar.

"Sebanyak 2.757 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan tidak ada pasien suspek Covid-19 yang dirawat," kata Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel (Mar) Aris Mudian, Kamis (17/9/2020).

Amini Pernyataan Ahok Soal Pertamina, Refly Harun Sebut Direksi BUMN Dayang-dayang Menteri

Hingga Kamis (17/9/2020), sudah ada 13.417 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

"Total sebanyak 16.626 pasien telah terdaftar sejak RS ini beroperasi."

"Sebanyak 13.417 pasien sembuh dan 283 pasien dirujuk ke rumah sakit lain. Enam pasien meninggal," jelas Aris.

6 Bulan Pandemi Covid-19 Kasus Terus Bertambah, Doni Monardo: Jangan Salahkan Pemerintah!

Sementara, 276 pasien terkait Covid-19 masih dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi Pulau Galang Batam hingga Kamis (17/9/2020).

Dari 276 pasien terkait Covid-19 tersebut, ada 182 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat.

Jumlah pasien positif Covid-19 tersebut bertambah enam orang sejak sehari sebelumnya.

DAFTAR 41 Zona Merah Covid-19 di Indonesia per 13 September 2020, Bali Paling Banyak

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, ada 94 pasien suspek Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Jumlah pasien suspek tersebut berkurang lima orang dari sehari sebelumnya.

"Sebanyak 276 pasien terkait Covid-19 masih dirawat inap."

Partai Gerindra Pastikan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Sudah Sembuh dari Covid-19

"Pasien positif Covid-19 yang dirawat inap terdapat 182 orang."

"Selain itu sebanyak 94 pasien suspek Covid-19 masih dirawat," papar Aris, Kamis (17/9/2020).

Total 573 pasien yang pernah dirawat telah sembuh atau membaik, sejak rumah sakit tersebut menerima pasien pertamanya pada 12 April 2020.

Diduga Terorganisir, Pemerintah Buka Kasus Lama Penganiayaan Tokoh Agama dengan Tersangka Sakit Jiwa

Hingga kini sudah 2.722 pasien yang terdaftar di rumah sakit itu sejak pertama kali menerima pasien.

"Sebanyak 2.722 pasien telah terdaftar sejak awal rumah sakit menerima pasien. Belum ada pasien yang meninggal," terang Aris.

Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 16 September 2020, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:

DKI JAKARTA

Jumlah Kasus: 57.469 (24.6%)

JAWA TIMUR

Jumlah Kasus: 39.181 (17.6%)

JAWA TENGAH

Jumlah Kasus: 18.451 (8.1%)

JAWA BARAT

Jumlah Kasus: 15.231 (6.6%)

SULAWESI SELATAN

Jumlah Kasus: 13.747 (6.2%)

KALIMANTAN SELATAN

Jumlah Kasus: 9.511 (4.3%)

SUMATERA UTARA

Jumlah Kasus: 8.934 (3.9%)

BALI

Jumlah Kasus: 7.429 (3.3%)

KALIMANTAN TIMUR

Jumlah Kasus: 6.317 (2.7%)

SUMATERA SELATAN

Jumlah Kasus: 5.175 (2.3%)

PAPUA

Jumlah Kasus: 4.763 (2.0%)

RIAU

Jumlah Kasus: 4.237 (1.7%)

SULAWESI UTARA

Jumlah Kasus: 4.182 (1.9%)

BANTEN

Jumlah Kasus: 3.774 (1.6%)

SUMATERA BARAT

Jumlah Kasus: 3.749 (1.5%)

ACEH

Jumlah Kasus: 3.127 (1.2%)

KALIMANTAN TENGAH

Jumlah Kasus: 3.123 (1.4%)

NUSA TENGGARA BARAT

Jumlah Kasus: 2.990 (1.4%)

MALUKU

Jumlah Kasus: 2.500 (1.1%)

GORONTALO

Jumlah Kasus: 2.336 (1.1%)

SULAWESI TENGGARA

Jumlah Kasus: 2.008 (0.9%)

MALUKU UTARA

Jumlah Kasus: 1.966 (0.9%)

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jumlah Kasus: 1.943 (0.8%)

KEPULAUAN RIAU

Jumlah Kasus: 1.460 (0.6%)

PAPUA BARAT

Jumlah Kasus: 1.278 (0.5%)

KALIMANTAN BARAT

Jumlah Kasus: 803 (0.3%)

LAMPUNG

Jumlah Kasus: 666 (0.3%)

KALIMANTAN UTARA

Jumlah Kasus: 481 (0.2%)

BENGKULU

Jumlah Kasus: 480 (0.2%)

SULAWESI BARAT

Jumlah Kasus: 477 (0.2%)

JAMBI

Jumlah Kasus: 345 (0.1%)

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Jumlah Kasus: 295 (0.1%)

NUSA TENGGARA TIMUR

Jumlah Kasus: 289 (0.1%)

SULAWESI TENGAH

Jumlah Kasus: 276 (0.1%). (Gita Irawan)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved