Sekda DKI Meninggal

Begini Alasan Pemprov DKI Jakarta Gelar Upacara Pelepasan Jenazah Sekda Saefullah

Pemprov DKI Jakarta menggelar upacara pelepasan jenazah Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (16/9/2020) petang

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Andy Pribadi
Wartakotalive.com/photocapture youtube pemprov dki
Ambulans yang membawa almarhum Sekda DKI Saefullah meninggalkan Balai Kota DKI setelah dilakukan upacara singkat yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Rabu (16/9/2020) sekitar pukul 15:00 WB. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta menggelar upacara pelepasan jenazah Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (16/9/2020) petang.

Upacara itu merupakan salah satu bentuk penghormatan terakhir kepada Saefullah sebagai birokrat tertinggi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Pihak Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir mengatakan, meski kegiatan pelepasan Saefullah tidak tertulis dalam regulasi, namun upacara digelar sebagai bentuk etika antar birokrat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bersama dengan Sekda DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bersama dengan Sekda DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI (Facebook Anies Baswedan)

Gedung Dinas Milik DKI di Jatibaru Ditutup, Begini Suasananya

Apalagi Saefullah sejak menjabat sebagai Sekda pada 2014 lalu, sangat dekat dengan para ASN terutama yang berada di wilayah Balai Kota DKI.

Bahkan Saefullah rutin menemani kegiatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria selama di Balai Kota, DPRD DKI dan di luar kantor pemerintahan.

“Itu (upacara) tidak tertulis (dalam regulasi), tetapi bermakna. Ibarat tersirat dan secara etika birokrasi ini penting,” kata Chaidir saat dikonfirmasi pada Kamis (17/9/2020).

Sosialisasi 3M Pocong-pocongan Hantui Warga Tangerang Minimalisir Penyebaran Covid-19

Selain itu, kata dia, Saefullah meninggal dunia saat masih aktif menjadi ASN.

Selama menjabat, Saefullah rutin mengikuti rapat perencanaan, hingga eksekusi kegiatan yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Ibu Kota.

“Beliau pejabat yang berwenang dan aktif alias tidak pensiun.

Kasus Positif Covid-19 Kabupaten Bogor Bertambah 25 Orang, Kecamatan Cibinong Tertinggi

"Beliau waktu menjelang sakit masih rapat paripurna (di DPRD DKI pada Senin, 7/9/2020),” ujar Chaidir.

“Dari kelaziman tata cara kami dalam pemerintahan ketika pejabat aktif (meninggal dunia), kalau menggunakan prosedur protokol ketentuan kami harus melepas.

"Bagaimana kalau nggak lepas? Misal kamu sebagai pemimpin, lalu dilepas begitu (saja) perasaannya gimana? Jadi, ada protokolnya lah,” kata Chaidir.

Selama Isolasi Mandiri, Anies Sebut Saefullah Komunikasinya Cenderung Tertutup

Dalam kesempatan itu, Chaidir memastikan proses upacara yang digelar di Balai Kota telah mengikuti protokol kesehatan.

Seluruh ASN yang hadir wajib memakai masker dan menjaga jarak untuk menghindari penularan Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved