Sabtu, 11 April 2026

PSSI

Timnas Indonesia U-19 Dapat Pelajaran Penting dari Kroasia

Ttimnas Indonesia U-19 kalah telak 1-7 dari Timnas Kroasia U-19 di International U-19 Friendly Tournament 2020, Selasa (08/09/2020) malam.

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
Istimewa/PSSI
Para pemain Timnas U-19 Indonesia mendapatkan materi latihan pemulihan oleh Shin Tae-yong di Lapangan NK Mura, Hlapi?ina, pada Rabu (9/9/2020) waktu setempat. 

Timnas Indonesia U-19 kalah telak 1-7 dari Timnas Kroasia U-19 di International U-19 Friendly Tournament 2020, di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Kroasia, Selasa (08/09/2020) malam.

Satu gol Timnas U-19 dicetak oleh Bagas Kaffa di menit ke-70.

Sedangkan, tujuh gol Kroasia dilesakkan oleh Filip Zrilic di menit ke-26', Arijan Brkovic pada menit ke-31, Marco Boras di menit ke-44. Antonio Martin pada menit ke-47 dan ke-73, Bruno Zdunic di menit ke-66, serta Ivan Brnic pada menit ke-90 (tendangan penalti).

Itu menjadi kekalahan kedua. Sebelumnya, Timnas U-19 kalah 0-3 dari Timnas Bulgaria U-19 pada Sabtu (05/09/2020).

Hasil itu membuat Garuda Nusantara berada di juru kunci klasemen sementara dengan tanpa raihan poin.

Sementara itu, Kroasia yang menjadi tuan rumah menjadi pemuncak klasemen dengan torehan sembilan poin.

Lalu, Bulgaria menjadi runner-up dengan koleksi enam poin.

Posisi Bulgaria, diikuti Arab Saudi yang menempati posisi ketiga yang juga belum mendapatkan poin seperti Indonesia.

Setelah menghadapi Kroasia, Timnas U-19 akan menjalani laga pamungkas dengan menjajal kekuatan Arab Saudi pada Jumat (11/09/2020).

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengatakan bahwa kekalahan dari Kroasia menjadi pelajaran unuk anak asuhnya.

"Ada beberapa momen di pertandingan tadi bahwa para pemain tampil cukup baik dibanding laga sebelumnya melawan Bulgaria. Namun secara hasil, pasti ini mengecewakan. Sebab, kami kalah telak," kata Tae-yong dikutip dari pssi.org.

Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menerangkan bahwa mental pemain Timnas U-19 masih harus terus diasah. Pasalnya, mereka gagal memanfaatkan peluang dengan baik menjadi gol.

"Kami harus segera perbaiki kekurangan yang ada. Yang jelas tim masih berproses, karena materi latihan dengan intensitas tinggi," terang Tae-yong.

Hal senada dikatakan Bagas yang membuat Indonesia pecah telur melalui gol tunggalnya.

Meski berhasil membobol gawang Kroasia, namun Bagas sedih dengan kekalahan telak tersebut.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved