Berita Jakarta
Menkes Terawan Agus Putranto Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Tenaga Medis
“Bagi saya, mereka itu adalah pahlawan kesehatan bagi bangsa dan negara, yang berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19
Penulis: MNur Ichsan Arief | Editor: MNur Ichsan Arief
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tercatat sudah sebanyak 101 orang tenaga medis gugur dalam perjuangan memberantas wabah Covid-19 di Indonesia selama ini.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), tenaga medis yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 ini, berasal dari kalangan dokter, perawat, bidan, ahli teknik laboratorium medis dan radiografer.
Dari 101 tenaga medis yang meninggal, sebanyak 86 orang diantaranya telah menerima pencairan dana santunan, sedangkan dua orang lainnya masih dalam proses pencairan, dan 13 orang belum bisa dicairkan karena datanya belum lengkap.
Dana santunan kematian yang sudah berikan kepada para tenaga medis ini jumlahnya mencapai Rp26, 4 miliar atau 44% dari total dana yang dialokasikan.
Jumlah para penerima santunan tersebut yaitu perawat sebanyak 51 orang. dokter (30 orang), bidan (5 orang), radiografer (1 orang) dan ahli teknik laboratorium medis (1 orang).
Saat menyerahkan santunan kepada para ahli waris tenaga medis ini, di Jakarta, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengatakan bahwa para tenaga medis itu adalah pahlawan yang berjasa bagi bangsa dan negara.
“Bagi saya, mereka itu adalah pahlawan kesehatan yang sangat berjasa bagi bagi bangsa dan negara, yang berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19 hingga rela mengorbankan nyawa”, kata Terawan dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartakotalive.com, Selasa (8/9/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/menkes-terawan-agus-putranto.jpg)