Berita Internasional
Facebook Blokir Akun Penderita Sakit Menahun yang Ingin Siarkan Langsung Proses Bunuh Dirinya
Ia mengaku setelah selama 34 tahun mengalami kesakitan yang luar biasa, dan setelah menjalani berkali-kali operasi, ia akhirnya memilih untuk mati.
"Jalan menuju kematian sudah mulai, dan aku bahagia," tulis Cocq. "Kepada siapa pun yang tak bisa saya lihat lagi, aku sampaikan selamat tinggal".
Cocq sudah menyetel handphone dan kameranya untuk selalu terkoneksi dengan akun Facebook-nya supaya bisa siaran langsung sejak ia menghentikan asupan.
Ia berharap orang-orang yang terkoneksi dengan akun-nya dapat menyaksikan perjalanan akhir hidupnya, yang mungkin tinggal beberapa hari.
Namun, hari Sabtu lalu admin Facebook mengirim pesan ke akun Cocq bahwa akunnya diblokir.
Facebook mengakui pemblokiran tersebut.
"Kami turut prihatin kepada Alain Cocq dan siapapun yang terkait dengan keadaan yang menyedihkan ini," begitu pernyataan Facebook, yang dikutip alarabiya.net, Sabtu, 5 September 2020.
"Kami menghargai keputusan dia untuk menarik perhatian publik atas masalah yang kompleks dan sulit ini, tapi berdasarkan pendapat para ahli, kami harus mengambil tindakan terhadap penyiaran langsung Alain, karena kami tidak mengizinkan penggambaran bunuh diri."