Pilkada Serentak
Pilkada 2020, Bawaslu Khawatir Virus Corona: Deg-degan Ini Kita
Diakui Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja, khawatir dengan wabah virus corona atau Covid-19.
"Kalau seperti ini, kalau tidak patuh, menurut saya ke depan Bawaslu harus memikirkan opsi untuk menunda, rekomendasi untuk menunda tahapan, jika seperti ini."
"Jika tidak mematuhi protokol covid-19," papar Bagja.
Tidak hanya itu, menurutnya jika kondisi ke depan akan seperti itu juga, maka kepolisian terpaksa harus membubarkan massa meski hal itu tidak diharapkannya.
"Jika seperti ini, keselamatan itu yang paling utama menjadi pilihan kita. Kenapa?"
"Karena kalau seperti ini, rumah sakit sudah penuh dan lainnya."
"Kita tidak bisa membayangkan demokrasi bisa dijalankan dengan penyelenggara yang positif Covid, kemudian juga pasangan calon yang positif Covid, ya sudah bubrah negara."
"Jadi itu faktor bahayanya. Dan menurut saya ini yang harus kita sadari bersama," ucap Bagja.
Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 6 September 2020, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:
DKI JAKARTA
Jumlah Kasus: 46.333 (23.9%)
JAWA TIMUR
Jumlah Kasus: 35.634 (18.4%)
JAWA TENGAH
Jumlah Kasus: 15.351 (7.9%)
SULAWESI SELATAN
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pilkada-virus-corona.jpg)