Pilkada Depok 2020
Idris Mengaku Siap Head to Head Lawan Pradi di Pilkada Depok 2020
Idris Mengaku Siap Head to Head Lawan Pradi di Pilkada Depok 2020. Simak selengkapnya di dalam berita ini.
Penulis: Vini Rizki Amelia |
WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Sejauh ini, pemilihan kepala daerah (Pilkada) Depok 2020 sudah bisa dipastikan akan diikuti oleh dua pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Depok.
Kedua bakal paslon yaitu Mohammad Idris dengan Imam Budi Hartono (IBH) dan Pradi Supriatna dengan Afifah Alia.
Idris - Imam diusung partai politik yang tergabung dalam koalisi Tertata Adil Sejahtera yakni PKS, PPP, Partai Demokrat, dan partai non parlemen Partai Berkarya dengan total perolehan kursi di parlemen sebanyak 17 kursi.
Sedangkan bakal paslon Pradi - Afifah diusung koalisi Bangkit yakni Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, PAN, PKB, PSI dan juga parpol dari non parlemen antara lain PBB, Hanura, Nasdem, Garuda, PKPI, dan Perindo dengan total 33 kursi di parlemen.
• Dukung Pembelajaran Daring, Bhayangkari Polda Metro Bagikan Smartphone dan Kuota Internet
Menanggapi perlawanan yang akan memertemukan Idris dan Pradi yang kini masih menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.
Idris mengaku siap bila harus bersaing dengan pasangannya pada Pilkada Depok 2015 lalu itu.
Saat ditanya wartawan terkait kesiapan Idris untuk berhadapan dengan Pradi, seluruh pengurus parpol koalisi TAS kompak menjawab "Siaapp".
• Begini Strategi Tim Pemenangan Pasangan Idris-IBH saat Pandemi Covid-19 di Pilkada Depok
"Kalau ada pasangan calon yang tidak siap, aturannya itu menjadi soal pidana. Jadi, memant kita harus siap," kata Idris seusai pendaftaran di Kantor KPU Kota Depok, Jalan Kartini Raya, Pancoran Mas, Kota Depok, Minggu (6/9/2020).
Meski masih harus menjalani beberapa proses sebelum dilakukan penetapan oleh KPU Kota Depok terkait paslon yang akan maju di Pilkada 2020.
Idris melihat hingga kini kemungkinan besar Pilkada Depok 2020 hanya akan diikuti oleh dua pasangan calon.
"Sepertinya head to head, sebab yang saya tahu memang hari ini hari terakhir untuk pendaftaran sampai jam 12 malam,"
• Sinopsis Film Jack Reacher Never Go Back di Trans TV, Minggu (6/9) Pukul 21.00 WIB
"Ya nanti kita lihat saja, kalau sampai jam 12 malam ngga ada yang daftar, berarti head to head," papar Idris.
Wali Kota Depok ini mengatakan, setelah pendaftaran dengan menyerahkan administrasi, KPU Kota Depok juga masih harus melakukan verifikasi data, tes kesehatan, dan lainnya.
"Kita menunggu penetapan dari KPUD. Nanti kita ikuti aturan dan ketentuan-ketentuan seperti itu," akunya.
Seperti diketahui, pada Pilkada Depok 2015, Idris maju sebagai calon wali kota berpasangan dengan Pradi yang ketika itu keduanya didukung oleh Partai Gerindra dan PKS serta beberapa partai pendukung lainnya.
Namun kini keduanya berpisah dan menjadi lawan di Pilkada Depok 2020 dari partai politik yang berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bakal-paslon-walikota-depok-mohammad-idris-dan-imam-budi-hartono-6.jpg)