Virus Corona Jabodetabek
Razia Masker, Pedagang di Simpang SGC Dihukum Push Up dan Squat Jump
Pedagang di simpang Sentral Grosir Cikarang (SGC), Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dihukum push up dan squat jump, Sabtu (5/9/2020).
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: PanjiBaskhara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pedagang di simpang Sentral Grosir Cikarang (SGC), Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dihukum push up dan squat jump, Sabtu (5/9/2020).
Penampakan sejumlah pedagang simpang SGC dihukum push up dan squat jump tersebut terjadi saat kepolisian Polres Metro Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi ke lokasi.
Diketahui, Polres Metro Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah melaksanakan operasi disiplin berlalu lintas dan protokol kesehatan.
Kegiatan itu dalam rangka Road Safety Partnership Action untuk keselamatan berlalu lintas maupun keselamatan kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan.
• Tak Pakai Masker, Mempelai Pria Dipaksa Push Up oleh Polisi, Keduanya Tertawa Usai Acara Selesai
• Bukan Hanya Masyarakat Biasa, Polisi Tanpa Masker pun Siap-siap Menerima Hukuman Sosial, Push Up
• Mengaku Hormati Senior, Prabowo Squat Jump di Depan Para Jenderal Purnawirawan
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan memimpin langsung kegiatan itu. Ia ikut melakukan sosialisasi aturan tertib lalu lintas dan protokol kesehatan penggunaan masker terhadap pegendara.
Taka hanya ke pengendara, Hendra juga mendatangi area Pasar SGC tak jauh dari lokasi kegiatan.
Di sana, Kapolres mendapati adanya sejumlah pedagang yang tak mengenakan masker.
Di tempat itu juga, para pedagang yang tak mengenakan masker langsung diberikan hukuman berupa push up dan squat jump.
Di hadapan para pedagang yang melanggar protokol itu, Hendra menasehati pentingnya penggunaan masker.
"Begini ya mas, masker itu penting ditengah corona. Misal engga pakai masker, itu bukan hanya bahaya diri tapi juga orang lain pembeli kita," ujar Hendra kepada para pedagang.
Hendra menekankan agar para pedagang ini selalu memakai masker dan rajin cuci tangan selama berjualan.
Sebab, virus ini tak mengenal status da dapat menularkan kepada siapapun.
"Ini virus menular bukan ke pejabat atau orang kaya aja. Semua bisa kena, masker penting ya"
"Jaga kesehatan jangan sampai kita tertular atau menularkan," ucap Hendra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pedagang-sgc-dihukum-push-up-dan-squat-jump.jpg)