Berita Internasional
Neelakantha Bhanu Prakash, Kalkulator Manusia Tercepat di Dunia
otak Bhanu memproses hitungan rata-rata 12 detik, yang lebih cepat 10 kali dibandingkan otak orang biasa
Ia harus mendapat 85 jahitan, dan beberapa kali operasi kepala.
Dokter harus membuat dia dalam kondisi koma selama tujuh hari untuk menstabilkan kondisi otaknya.
Setelah Bhanu dibangunkan dari koma, dokter bilang kepada orangtua Bhanu bahwa anak ini mengalami kerusakan otak sepanjang hayatnya karena cedera kepala.
Ia juga harus menjalani istirahat total di tempat tidur selama setahun.
"Kecelakaan itu mengubah saya dalam memahami kesenangan, dan itulah mengapa saya bisa begini," tutur Bhanu yang dikutip cnn.com, beberapa hari lalu.
Selama menjalani istirahat total itulah, Bhanu berlatih main catur dan puzzle supaya otaknya terus aktif, yang berlanjut dengan latihan matematika.
"Aku ingat betul rasa sakit yang aku derita. Itu merupakan peristiwa paling traumatis yang pernah aku alami," tutur Bhanu.
"Aku tidak bisa sekolah selama setahun. Jadi yang aku bisa lakukan adalah latihan berhitung terus menerus."
Selain kesakitan, Bhanu juga merasa minder dengan kondisi dahinya yang terdapat bekas jahitan operasi.
Orangtuanya sampai harus menyikirkan semua cermin di rumah selama sekitar setahun supaya Bhanu tidak bisa melihat wajahnya sendiri.
Dua tahun kemudian, setelah ia sudah boleh beraktivitas, Bhanu meraih juara ketiga lomba aritmatika tingkat negara bagian Andhra Pradesh.
Prestasi itu membuat ayahnya menangis terharu.
"Bukan karena medali itu, tapi keberadaan saya di lomba itu yang membuat ayah saya merasa bangkit kembali," kenang Bhanu.
Lomba demi lomba yang meningkat levelnya ia ikuti, dan selalu menang.
Tahun 2011 ia mampu menjadi juara lomba aritmatika tingkat nasional India.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/neelakantha-bhanu-prakash.jpg)