Sabtu, 25 April 2026

Virus Corona

Kuota Internet Gratis Disalurkan Awal September 2020, Berikut Cara Mendapatkannya

Bantuan Kuota Internet akan Diberikan Kepada Siswa, Mahasiswa, Guru dan Dosen pada Awal September 2020, Berikut Cara Mendapatkannya

Editor: Dwi Rizki
istimewa
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Akses internet dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi kendala utama yang dihadapi orangtua siswa maupun pendidik saat ini. 

Mereka mengaku keberatan dengan besarnya biaya internet, terlebih PJJ ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia hingga awal tahun 2021 mendatang. 

Menjawab keresahan tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan berupa kuota internet kepada siswa dan mahasiswa serta guru dan dosen. 

Internet gratis tersebut rencananya akan disalurkan mulai dari September 2020 hingga Desember 2020. 

Berkarya Tanpa Stres dengan Kamera Mirrorless Panasonic Lumix G100, Ini Fitur Unggulan dan Harganya

Para siswa nantinya akan mendapatkan kuota internet gratis sebesar 35 giga byte (gb) per bulan, sedangkan guru menerima kuota internet sebesar 42 gb. 

Sementara mahasiswa dan dosen akan mendapatkan kuota internet gratis sebesar 50 gb per bulan.

Kabar baik itu disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. 

Fasilitas Isolasi Mandiri Sudah Penuh saat Kasus Virus Corona Naik, Ini Upaya Pemkab Bekasi

Dikutip dari Kompas.com, Nadiem Makarim mengatakan bantuan tersebut merupakan solusi atas kendala kuota internet yang dialami siswa dan pendidik selama PJJ.

"Pulsa ini adalah (masalah) nomor satu,” kata Nadiem di ruang rapat Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat (28/8/2020).

Demi menjalankan program tersebut, Nadiem secara rinci telah menyiapkan anggaran dana sebesar Rp 8,9 triliun. 

Adapun Rp 7,2 triliun digunakan untuk memberikan kuota gratis kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. 

Sementara Rp 1,7 triliun lainnya diketahui dialokasikan untuk para para penerima tunjangan profesi guru dan tenaga kependidikan, dosen, serta guru besar. 

Promo Alfamart 1-2 September Diskon Minyak Goreng, Kecap, Susu Anak Hingga Kuis Berhadiah Voucher

"Kami juga sudah mengamankan tambahan penerima tunjangan profesi dosen sebesar Rp 1,7 triliun," kata Nadiem.

Nadiem menyebut, sumber anggaran tersebut berasal dari optimalisasi anggaran Kemendikbud serta dukungan anggaran Bagian Anggaran dan Bendahara Umum Negara (BA BUN) 2020. 

Sedangkan untuk subsidi kuota guru berasal dari dana realokasi anggaran Program Organisasi Penggerak, yang telah digeser waktu pelaksanaannya ke tahun 2021.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved