Pilkada Depok

September-Desember Wali Kota Depok Mohammad Idris Cuti Kampanye Pilkada

Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad bakal cuti dua bulan lebih untuk mengikuti Pilkada Depok 2020.

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat memberikan keterangan terkait kesiapan Kota Depok menghadapi New Normal pasca berakhirnya PSBB pada 4 Juni mendatang, Senin (1/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad bakal cuti dua bulan lebih untuk mengikuti Pilkada Depok 2020.

Memasuki tahapan selanjutnya dalam pemilihan kepala daerah Depok, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mulai membuka pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota Depok pada 4, 5, dan 6 September 2020.

Setelah itu, KPU Kota Depok akan melakukan serangkaian proses lainnya seperti verifikasi data hingga akhirnya pada 26 September sampai 5 Desember 2020.

DPP PKS Resmi Berikan SK sebagai Partai Pengusung Idris-Imam di Pilkada Depok 2020

Bila nantinya lolos sebagai calon wali kota Depok yang akan berdampingan dengan Imam Budi Hartono (IBH) sebagai calon wakil wali kota Depok 2020, Mohammad Idris diharuskan mengajukan cuti selama masa kampanye berlangsung.

"Cuti insya Allah mulai 26 September sampai 5 Desember. Karena 6, 7, 8 Desember kan masa tenang, jadi setelah tanggal 5 saya akan aktif kembali sebagai Wali Kota (Depok)" papar Idris kepada wartawan, Kamis (27/8/2020).

Bila dihitung, Idris akan cuti swlama 2 bulan 10 hari dan selama itu pula dirinya akan berkampanye bersama Imam yang tentunya untuk meraih simpatik masyarakat dan meraih kesuksesan di Pilkada Depok 2020.

Istri Wali Kota Depok Positif Covid-19, 30 Staf Langsung Lakukan Tes Swab, 5 Orang Kru Juga Positif

Selama cuti, tahta kepemimpinan Wali Kota Depok akan dipegang oleh salah seorang aparatur sipil negara (ASN).

Di mana penunjukan siapa yang nantinya akan bertindak sebagai pelaksana tugasnya, semua akan ditentukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Cuti ini kan memang diwajibkan selama masa kampanye karena memang aturannya seperti itu," kata Idris.

Sementara itu, Kamis (27/8/20) Idris-IBH secara resmi telah mengantongi surat keputusan (SK) pengusungan dirinya dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ingin Fokus Bangun Jawa Barat, Hasbullah Tak Ingin Maju di Pilkada Depok

Pada Pilkada ini, Idris-IBH diusung oleh PKS dan didukung sejumlah partai.

Selain PKS, sejauh ini partai yang telah resmi mengeluarkan SK dari antara lain PPP dan Demokrat.

Sementara dari DPP Partai Amanat Nasional (PAN) belum juga menentukan sikap nama atau calon yang akan didukungnya dalam Pilkada Depok 2020.

Padahal sebelumnya, DPC PAN Kota Depok secara gamblang menyatakan sikap bergabung dengan koalisi Tertata yang didalamnya berisikan PPP, Demokrat dan juga PAN.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved