Advertorial

Terbantu saat Istri Harus Operasi Caesar, Iskandar: Ayo Daftar Jadi Peserta JKN-KIS Sekarang Juga

“Menjadi salah satu peserta JKN-KIS adalah sebuah rezeki, mengapa tidak? Semua biaya kesehatan keluarga saya ditanggung oleh BPJS kesehatan..."

jamkesnews.com
Iskandar 

CIBINONG - Memiliki jaminan kesehatan memang sangat penting bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Dengan adanya jaminan kesehatan, seluruh masyarakat sudah tidak dipusingkan ketika mereka jatuh sakit membutuhkan pelayanan kesehatan. Setidaknya, itu lah yang juga dirasakan oleh Iskandar.

Ditemui oleh tim Jaskesnews di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cibinong di sela-sela kesibukanya mengurus kepesertaan sang anak, Iskandar berbagi cerita tentang bagaimana pentingnya memiliki Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Menjadi salah satu peserta JKN-KIS adalah sebuah rezeki, mengapa tidak? Semua biaya kesehatan keluarga saya ditanggung oleh  BPJS kesehatan hanya dengan rutin membayar iuran perbulannya," tuturnya (14/1).

"Saya yang terdaftar sebagai peserta mandiri kelas 1 dan saya sudah beberapa kali memakai kartu JKN-KIS untuk berobat dan tidak pernah ada pungutan biaya sama sekali,“ imbuhnya.

Jadi Peserta JKN-KIS, Bebas Rasa Khawatir Akan Penyakit yang Bisa Datang Kapan Saja

Dirinya menambahkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh kantor BPJS Kesehatan maupun rumah sakit sudah sangat baik.

Dirinya mengaku sangat senang dengan komitmen yang dibentuk oleh Program JKN-KIS dan fasilitas kesehatan untuk terus memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh masyarakat.

“Kalau untuk pelayanan sampai saat ini pelayanan yang saya dapat sangat baik ya, di rumah sakit maupun di Kantor BPJS Cibinong sendiri," paparnya.

"Kalau untuk pelayanan rumah sakit saya pribadi pernah mengalami sakit gigi kemudian saya berobat ke Klinik Medista mengunakan kartu JKN-KIS, alhamdulilah saya tidak pernah merasa dibedakan dengan pasien umum lainnya,“ ujar Iskandar lagi.

Persalinan anak pertama

Dengan apa yang ia dapatkan dari Program JKN-KIS, ia merasa bersyukur telah menjadi peserta JKN-KIS.

Apalagi saat istrinya yang sangat dibantu oleh Program JKN-KIS ketika menjalani proses persalinan anak pertamanya.

Meskipun harus dirujuk ke rumah sakit dan harus menjalani proses caesar, ia bersyukur bahwa selama proses persalanan anaknya, ia tidak merasakan kendala apapun dan mendapatkan pelayanan yang sangat baik.

“Saya semakin yakin akan pelayanan JKN-KIS adalah ketika istri saya ingin melahirkan anak pertama, ketika itu saya bawa ke Bidan Neneng. Ketika diperiksa di sana, ternyata istri saya tidak bisa melahirkan secara normal harus dioperasi, kemudian istri di rujuk ke Rumah Sakit Mari Cileungsi," kisahnya.

"Sesampainya di sana, istri saya di tanganin dengan baik dan syukur alhamdulilah semua lancar tanpa ada biaya sama sekali,” tambah Iskandar.

Di akhir pertemuannya, Iskandar berharap bahwa ke depannya semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS dan mendukung penyelenggaraan tersebut dengan ikut serta dalam program ini supaya setiap masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan.

“Harapan saya ke depan program ini terus berjalan, agar semua masyarakat Indonesia ikut berpartisipasi dan bergotong royong sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu tanpa harus pusing memikirkan biaya," katanya.

"Saya sudah rasakan manfaatnya, kepada seluruh masyarakat, jangan sampai menyesal, ayo daftar sekarang juga,” ajak Iskandar. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved