Rabu, 22 April 2026

Virus Corona Jabodetabek

Dinas Kesehatan Pemkab Bekasi Anggap LG Electronics Impor Case, Ini Penjelasannya

Ratusan pekerja di pabrik LV Electronics Cikarang tertular virus corona disebabkan karena impor case.

Penulis: Muhammad Azzam |
Warta Kota/Muhammad Azzam
Suasana pabrik LG Electronics Indonesia di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (26/8/2020). Sebanyak 242 karyawan di pabrik ini terinfeksi virus corona dan pabrik ditutup selama dua minggu. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Ratusan pekerja di pabrik LV Electronics Cikarang tertular virus corona disebabkan karena impor case.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Irfan Maulana.

Alasannya, banyak pekerja di pabrik LG  Electronics yang tinggal di zona merah sehingga terjadi penularan di area pabrik.

"Ini adalah kasus sporadis, berarti bisa impor case. Pertama dari zona merah, tinggal di zona merah, kemudian bekerja di Kabupaten Bekasi, terjadi transmisi cluster office, case itu mungkin awalnya itu," kata Irfan saat konferensi pers di Bapelkes Cikarang Utara, Rabu (26/8/2020).

Irfan mengatakan,  tidak bisa dipungkiri wilayah Kabupaten Bekasi beririsan langsung dengan Kota Bekasi dan DKI Jakarta.

Banyak karyawan yang bekerja di Kabupaten Bekasi, mereka tinggal di Jakarta dan Kota Bekasi.

"Begitu sebaliknya, ada sebagian warga kita yang bekerja di Jakarta dan Kota Bekasi, tapi tinggal di Kabupaten Bekasi," ucapnya.

Suasana Pabrik LG Cikarang Pasca-Ratusan Pekerja Terpapar Virus Corona

Irfan menjelaskan, kasus ratusan pekerja LG Electronics positif corona tidak melulu dari kawasan industri.

Akan tetapi dibawa oleh orang dari zona merah yang masuk ke kawasan industri.

"Yang paling mungkin kasus ini impor case bukan terjadi serta merta di kawasan industri. Tetapi kasus impor yang dari zona merah masuk ke industri," ujarnya.

Dia mengatakan, ada penambahan empat pekerja yang positif corona dari data sebelumnya sebanyak 238 orang dan saat ini total ada 242 pekerja LG terpapar virus corona.

Dari 242 pekerja positif corona, 25 dirawat di RSUD Cibitung, lima isolasi di Balpelkes Cikarang, dan sisanya 212 orang isolasi mandiri.

"Sudah seluruh spesimen keluar hasilnya, total ada 776 yang diperiksa, hasil itu tadi 242 positif corona," tutur dia.

Selain tracing atau menelusuri pekerja, pihaknya juga melakukan tracing ke keluarga pekerja. Total ada 600 lebih keluarga pekerja yang ditracing virus corona.

"Untuk keluarga hasilnya belum keluar, untuk jumlah yang ditracing gampangnya begini hitungnya kalau tinggal di kabupaten karyawannya ada 100 orang, satu istri dan dua anak berarti ada 300 yang kita lakukan swab," ujarnya.

Anies Baswedan Ancam Tutup Bioskop yang Melanggar Protokol Kesehatan Virus Corona

Pabrik sepi

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved