Minggu, 3 Mei 2026

Pemerintahan Jokowi

Menaker Ida Fauziyah Minta Maaf, BLT Karyawan Swasta Selasa (25/8) Batal Cair karena Masalah Ini

Bagi para karyawan dengan gaji dibawah Rp 2,5 juta harap bersabar terlebih dahulu. Menaker umumkan penundaan BLT

Tayang:
Dok. Humas Kementerian Ketenagakerjaan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memastikan pekerja atau buruh yang terpapar penyakit virus corona (Covid-19) akan mendapatkan upahnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kabar terbaru dari pencairan dana BLT untuk karyawan swasta, ternyata ada penundaan kembali.

Ketenagakerjaan Menaker Ida Fauziyah menjelaskan bantuan subsidi upah (BSU) yang akan dicairkan tanggal 25 Agustus harus diundur lagi.

Padahal sebelumnya pemerintah menjanjikan BLT cair hari ini untuk dua pertama sebesar Rp1,2 juta.

Pemerintah mengumumkan bahwa pencairan bantuan langaung tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu batal cair hari ini Selasa 25 Agustus 2020..

Pemerintah telah mengalokasikan untuk 15,7 juta untuk mendapat bantuan Rp600 ribu perbulan.

Mulai Dicairkan Besok, 25 Agustus, ini Tiga Cara Cek Apakah Kamu Penerima BLT Rp 600.000 Per Bulan

Dana BLT UMKM Rp 2,4 Juta Cair Siang Ini, Berikut Penjelasan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM

Belum dicairkannya BLT tahap pertama sebesar Rp 1,2 juta untuk dua bulan Kemnaker beralasan, data yang diserahkan oleh BPJamsostek kepada pemerintah sebanyak 2,5 juta nomor rekening pekerja yang tervalidasi harus dilakukan kembali pengecekan.

"Kalau dijuknisnya (petunjuk teknis) waktu paling lambat 4 hari untuk melakukan check list. Jadi 2,5 juta (pekerja batch pertama ) kami mohon maaf butuh kehati-hatian untuk menyesuaikan data yang ada," katanya di Jakarta, Senin (24/8/2020).

Kendati tertunda, Ida tetap memastikan penyaluran subsidi gaji untuk tahap pertama sebanyak 2,5 juta pekerja bakal disalurkan akhir Agustus ini.

"Kami butuh waktu 2,5 juta itu bukan angka yang sedikit. Kami memang menargetkan bisa dilakukan transfer itu dimulai dari akhir bulan Agustus ini," ucapnya.

Untuk total nomor rekening pekerja yang telah melaporkan kepada BPJamsostek hingga hari ini tercatat sebanyak 13,7 juta.

Masih tersisa 2 juta rekening lagi yang masih dalam proses.

"Calon penerima subsidi gaji atau upah dari BPJS Ketenagakerjaan tadi Pak Dirut (BPJamsostek) menyampaikan rekening yang sudah masuk 13,7 juta."

"Masih ada dua juta lagi yang masih dalam proses. Karena datanya itu masih membutuhkan validasi data dari BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.

"Maka kami tadi menerima untuk batch pertama 2,5 juta. Nah, dari 2,5 juta ini kami akan melakukan check list untuk mengecek kesesuaian data yang ada," lanjut dia.

Sebagai informasi, pemerintah telah menganggarkan Rp 37,7 triliun untuk program subsidi pekerja terdampak Covid-19.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved