Breaking News:

Air Susu Ibu untuk Melawan Virus Corona 2

Air susu ibu (ASI) dari seorang perempuan yang sembuh dari Covid-19, mengandung antibodi yang bisa diberikan kepada orang lain.

Penulis: AC Pinkan Ulaan | Editor: AC Pinkan Ulaan
mirror.co.uk
Model Mara Martin menyusui bayinya (5 bulan) sambil berjalan di catwalk 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pandemi Covid-19 yang membuat dunia lumpuh saat ini, memacu banyak peneliti berlomba menemukan cara untuk mengatasi penyakit ini.

Upaya ini bukan saja dalam hal penemuan vaksin dan obat, melainkan juga cara untuk menyelamatkan orang-orang yang paling rentan terpapar Covid-19.

Baru-baru ini para peneliti di Emma Children Hospital Amsterdam UMC, Belanda, merilis hasil penelitian mereka, yakni air susu ibu (ASI) untuk meningkatkan antibodi manusia.

Sebagaimana dilansir Daily Mail, ASI itu dibekukan menjadi es batu untuk diisap-isap oleh si pasien.

Es batu mencair pelan-pelan di mulut.
Es batu mencair pelan-pelan di mulut. (Pixabay/Bru-NO)

Para peneliti tersebut menyatakan temuan mereka ini sangat cocok untuk menghadapi gelombang kedua wabah Covid-19 di Eropa, di saat vaksin dan obat belum ditemukan.

Antibodi dalam ASI

Menurut Daily Mail, para peneliti Belanda itu terinspirasi dari penggunaan plasma darah untuk mengobati pasien Covid-19 yang kondisinya gawat.

Metode plasma darah adalah menggunakan darah pasien Covid-19 yang sembuh, untuk menyembuhkan penyakit ini. Soalnya di darah pasien itu sudah terbentuk antibodi alami untuk menghadapi virus SARS-CoV-2.

Hanya saja, para peneliti itu tidak meneliti darah lagi tetap ASI. Pasalnya, selama ini diketahui bahwa ASI mengandung antibodi sang ibu.

Asumsi ini ternyata tepat, sebab mereka menemukan antibodi dalam ASI 30 perempuan yang sembuh dari Covid-19.

BACA SELANJUTNYA>>

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved