Breaking News:

Gagal Jalan-jalan, Pelajar SMKN 2 Tangerang Pakai Uang Tabungan buat Bagikan Masker dan Sembako

"Inisiatif pembagikan sembako dan masker ini kami berikan kepada tukang sapu, tukang Becak, pejalan kaki dan pengguna jalan raya yang membutuhkan

Warta Kota
Puluhan Pelajar di Kota Tangerang bagikan ribuan masker dan ratusan paket sembako kepada warga terdampak pandemi covid-19. Sebanyak 1.500 masker dan 150 paket sembako serta 100 karung beras ukuran 10 kilogram dibagikan para siswa dan siswi SMKN 2 Kota Tangerang tersebut. Pembagian bantuan sosial (baksos) tersebut berlangsung di Jalan TMP Taruna, depan Stadion Benteng, Kota Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG --- Imbas pandemi Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang masih berlangsung ini membuat banyak masyarakat kehilangan pekerjaan dan membutuhkan bantuan.

Melihat kondisi yang menyedihkan itu, para siswa siswi SMKN 2 Kota Tangerang tergerak hati untuk membantu meringankan kesusahan yang dialami masyarakat khususnya kurang mampu secara ekonomi.

"Kami mengadakan kegiatan ini untuk masyarakat yang membutuhkan. Karena saat masa pandemi ini, masyarakat memang sangat membutuhkan, uangnya dikumpulkan dari uang jajan," tutur Gabriel Van Daffa Fatiha, penggagas kegiatan sosial ini ditemui Wartakotalive.com saat pembagian bantuan sosial di Jalan Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, depan Stadion Benteng, Kota Tangerang, Kamis (15/8).

Setelah uang terkumpul, kata remaja yang akrab disapa Daffa, kemudian digunakan untuk pembelian 1.500 masker dan 150 paket sembako serta 100 karung beras ukuran 10 kilogram.

"Inisiatif pembagikan sembako dan masker ini kami berikan kepada tukang sapu, tukang Becak, pejalan kaki dan pengguna jalan raya yang membutuhkan," kata Daffa.

Lebih jauh Daffa menyampaikan, jumlah uang yang cukup banyak itu sudah sedari lama sebenarnya mereka kumpulkan dan akan digunakan untuk jalan -jalan sebelum adanya kasus Covid-19.

Ia dan teman-temannya berharap Pandemi Covid atau Virus Corona ini segera berakhir. Mereka rindu kembali belajar secara tatap muka di sekolah.

"Semoga Pandemi Covid-19 ini cepat selesai, kota Tangerang kembali menjadi zona hijau . Aktivitas belajar kembali normal, sudah banyak keluh kesah kami selama pembelajaran jarak jauh saat ini," pungkasnya.

Untuk diketahui Kota Tangerang saat ini angka kasus Covid-19 kembali meningkat, kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan masih kurang, maka PSBB di Tangerang Raya masih terus diperpanjang hingga delapan kali saat ini.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved