Jumat, 24 April 2026

Liga Belanda

Gelandang Ajax Amsterdam Pesimistis Dirinya Bisa Pindah Tim di saat Pandemi Virus Corona

Gelandang Ajax Amsterdam, Donny Van de Beek mengaku pesimistis bisa pindah ke tim baru tahun ini.

Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
TWITTER.COM/ELBERNABEU.COM
Gelandang Ajax Amsterdam, Donny van de Beek, dalam laga melawan PAOK pada Selasa (6/8/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, BELANDA - Gelandang Ajax Amsterdam, Donny Van de Beek mengaku pesimistis bisa pindah ke tim baru tahun ini.

Sebab, wabah virus corona telah memukul keuangan klub di seluruh dunia.

Seperti diketahui, pemain berusia 23 tahun ini tengah diincar oleh Manchester United dan Real Madrid.

Namun, rencana itu tak juga terealisasi sampai sekarang ketika bursa transfer telah dibuka.

Beberapa hal ditengarai menjadi alasan mengapa transfer tersebut tak jua terjadi, salah satunya adalah situasi keuangan klub sepak bola di seluruh Eropa yang berantakan karena pandemi virus corona.

Pemain APOEL, Musa Suleiman, dijaga ketat dua pemain Ajax Amsterdam, Nicolas Tagliafico (kiri) dan Daley Blind (kanan), pada pertandingan leg pertama babak playoff Liga Champions 2019-2020 di Stadion GSP, Siprus, 20 Agustus 2019.
Pemain APOEL, Musa Suleiman, dijaga ketat dua pemain Ajax Amsterdam, Nicolas Tagliafico (kiri) dan Daley Blind (kanan), pada pertandingan leg pertama babak playoff Liga Champions 2019-2020 di Stadion GSP, Siprus, 20 Agustus 2019. (TWITTER.COM/CHAMPIONS EAGUE)

Van de Beek sendiri mengakui hal tersebut benar. Ia merasa akan sulit untuk meninggalkan Ajax di tengah kondisi sulit seperti sekarang.

"Ini sangat kacau, bagaimanapun juga periode yang sangat berantakan dalam hal transfer," ujar Van de Beek seperti dilansir dari AS.

"Belum ada yang pasti. Saya masih pemain Ajax dan saya masih bangga berada di sana. Kalau dulu tidak ada virus corona, mungkin sekarang sudah berbeda. Belum ada kejelasan sekarang dan kami harus menunggu dan melihat bagaimana hasilnya," tuturnya.

Meski transfernya ke Manchester United atau Real Madrid belum terwujud, Van de Beek tidak merasa sedih sama sekali.

Ia justru merasa senang sekalipun harus bermain untuk Ajax pada musim 2020-2021.

"Saya masih di sini dan setelah bertahun-tahun saya masih bersenang-senang. Jika saya juga bermain di Ajax musim depan, saya masih memiliki banyak kesenangan. Anda tidak akan mendengar saya mengeluh," tambahnya.

Bek tengah Ajax Amsterdam Matthijs de Ligt merayakan kemenangan usai membobol gawang Tottenham Hotspur di laga leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Johan Cruijff Arena, Kamis (9/5/2019) dinihari.
Bek tengah Ajax Amsterdam Matthijs de Ligt merayakan kemenangan usai membobol gawang Tottenham Hotspur di laga leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Johan Cruijff Arena, Kamis (9/5/2019) dinihari. (twitter UEFA Champions League)

Sebelumnya, santer diberitakan jika Manchester United dan Real Madrid serius ingin mendatangkan Van de Beek pada bursa transfer musim panas 2020.

Ketertarikan kedua klub besar itu sebenarnya bukan isapan jempol belaka. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh CEO Ajax Amsterdam, Edwin van der Sar.

"Sudah jelas bahwa klub seperti Manchester United dan Real Madrid menunjukkan ketertarikannya kepada Donny van de Beek," ujar Van der Sar seperti dikutip dari Mirror.

Van de Beek merupakan produk akademi Ajax dan telah menghabiskan lima tahun terakhir di skuad senior tim besutan Erik Ten Hag tersebut.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved