Virus Corona
Negara Alami Resesi Ekonomi Akibat Pandemi Corona Bertambah, Terbaru Inggris, dan Ini Daftarnya
Negara yang mengumumkan alamai resesi ekonomu terus bertamba.Terbaru adalah Inggris sehingga menjadi 10 negara
Padahal, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV tahun 2019 minus 6,4 persen. Baca juga: Indonesia di Tengah Ancaman Resesi, Ini Peluang Bisnis yang Bisa Dilakukan
• Kabupaten Bekasi Zona Kuning dan Boleh Belajar Tatap Muka, Tapi Pelaksanaannya di Zona Hijau Dulu
7. Hong Kong
Resesi yang terjadi di Hong Kong sebenarnya sudah terjadi sejak awal tahun 2020. Aksi protes yang memukul sektor ritel dan pariwisata membuat pertumbuhan ekonomi minus sejak kuartal III dan kuartal IV tahun 2019.
Pada kuartal III tahun 2019 minus 2,8 persen dan kuartal IV tahun 2019 minus 3 persen. Kondisi kemudian diperburuk dengan pandemi Covid-19. Pada kuartal I tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Hong Kong minus 9,1 persen, sedangkan kuartal II tahun 2020 minus 9 persen.
8. Singapura
Negara di Asia Tenggara yang pertama mengalami resesi adalah Singapura. Pada kuartal I tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Singapura tercatat minus 0,7 persen. Kontraksi tersebut berlanjut pada kuartal II tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di Singapura minus 12,6 persen.
Pemerintah Singapura memperoyeksikan ekonomi tren tersebut akan berlangsung hingga akhir tahun dengan kisaran minus 4 hingga 7 persen. Baca juga: Seberapa Besar Dampak Belanja Masyarakat untuk Selamatkan Indonesia dari Resesi?
9. Filipina
Otoritas Statistik Filipina menyatakan produk domestik bruto (PBD) pada kuartal II tahun 2020 minus 16,5 persen.
Sebelumnya, Filipina pada kuartal I tahun 2020 juga mengumumkan pertumbuhan ekonomi minus 0,7 persen. Sektor utama penyumbang penyusutan ekonomi Filipina adalah manufaktur, konstruksi, serta transportasi dan penyimpanan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Inggris Tumbang, Kini 10 Negara Jatuh ke Jurang Resesi",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/vaksin-corona1.jpg)