Rabu, 20 Mei 2026

Berita Video

VIDEO: Sekda Depok Optimis Masih Bisa Maju di Pilkada 2020

Padahal sejauh ini, sejumlah partai politik di tingkat Kota Depok telah mengumbar sejumlah nama untuk diusung pada Pilkada 9 Desember mendatang

Tayang:
Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Sekda Depok Hardiono optimistis maju ke Pilkada Depok 2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Digadang-gadang maju sebagai calon wali kota Depok di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Depok 2020, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok drg. Hardiono mengaku optimis dapat melangkah mulus.

Padahal sejauh ini, sejumlah partai politik di tingkat Kota Depok telah mengumbar sejumlah nama untuk diusung pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Diantaranya, petahana Mohammad Idris yang mengaku mendapat rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan dikabarkan akan berduet dengan Imam Budi Hartono yang merupakan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat.

Dalam pengusungan Idris-IBH, selain PKS, sejumlah parpol telah menyatakan dukungannya kepada bakal pasangan calon (paslon) itu diantaranya PPP, PAN, dan Demokrat.

Sedangkan di kubu tetangga, duet Partai Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) telah mengumumkan berkoalisi sejak Januari lalu.

Di mana saat ini, Golkar dan PKB juga dikabarkan akan merapat ke koalisi Gerindra - PDI Perjuangan.

Lalu, bagaimana dengan Hardiono? 

Melihat pola demikian, Hardiono mengatakan semua itu belum ada kepastian meski masing-masing parpol telah merapat ke dua kubu tersebut.

“Saat ini belum ada yang mendaftar, satupun bakal calon wali kota belum ada yang mendaftar, kok ribut (ramai saling klaim dukungan dan usung bakal paslon). Karna memang belum dibuka pendaftarannya” papar Hardiono saat Bincang Siang bersama Depok Media Center (DMC) di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Depok, Rabu (5/8/2020).

Latar belakang Hardiono sebagai birokrat dan tidak terdaftar sebagai anggota atau kader dari parpol manapun, menjadi pertanyaan kukuhnya pria kelahiran 27 Januari ini untuk merebut kursi orang nomor satu di Kota Depok.

Namun demikian, keyakinan Hardiono telah bulat untuk ikut bertarung sebagai balon wali kota Depok di pilkada mendatang.

Sebab dirinya mengatakan bahwa semya kepastian para calon kandidat ditentukan dari surat keputusan yang dikeluarkan oleh masing-masing dewan pimpinan pusat (DPP) parpol.

Sejauh ini, hanya DPP PDI Perjuangan saja yang baru meresmikan bakal paslonnya yang akan bertarung di Pilkada Depok 2020, yakni Pradi Supriatna - Afifah Alia.

Lagi-lagi, Hardiono menegaskan bahwa kepastian tersebut baru akan terjadi bila sudah mendaftar sebagai calon pemimpin ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok yang dijadwalkan pada 4, 5, dan 6 September 2020.

“Kalau sekarang ini masih bisa berubah-ubah, bisa saja nantinya saya dengan Pradi, saya dengan Afifah, bisa saja itu semua bisa terjadi,” tuturnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved