Kabar Artis
Sandy Tumiwa Kisahkan Pengalaman Hidup di Penjara selama 18 Bulan
Selama berada di penjara, Sandy hanya mampu menyalahkan diri sendiri dan bangkit dari keterpurukan.
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pesinetron Sandy Tumiwa (38) merasa bersyukur karena sudah bebas dari penjara, usai jalani hukuman atas kasus kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika.
Sandy Tumiwa merasa selama lebih dari setahun mendekam di penjara, banyak sekali pembelajaran yang ia peroleh ketika bertemu banyaknya narapidana.
Sandy Tumiwa hanya menjalani hukuman penjara selama 1,5 tahun atau 18 bulan, setelah melakukan upaya hukum sampai kasasi ke Mahkama Agung.
• Hanya karena Fans Jokowi, Ike Muti Mengaku Gagal Dapat Job Mengisi Web Series Rekanan Pemprov DKI
• Babe Cabita Kena Semprot Awkarin saat Komedikan Korban Fetish Gilang Bungkus
Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis Sandy Tumiwa dengan hukuman penjara selama empat tahun.
"Salah satu dan terpenting pembelajaran yang saya terima adalah menerima dan ikhlas," kata Sandy Tumiwa di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2020) sore.
Sandy menilai, semua perilakunya dulu sebelum masuk penjara banyak salahnya.
Sehingga, penjara jadi tempat yang baik baginya untuk introspeksi diri.
"Ikhlas itu kayak kita melihat ke belakang itu namanya ikhlas. Artinya kita harus bisa menerima kondisi apa yang terjadi dalam hidup kita," ucapnya.
Selama di dalam penjara, mantan suami Tessa Kaunang hanya bisa pasrah dan ikhtiar, menyerahkan dirinya kepada Allah SWT, dengan taat beribadah.
• Empat Fakta Vernita Syabilla, Miliki Bentuk Tubuh Ideal hingga Pernah Dituding sebagai Pelakor
Oleh karenanya, selama berada di penjara, Sandy hanya mampu menyalahkan diri sendiri dan bangkit dari keterpurukan.
"Pertama adalah mengampuni. Saya harus bisa mengampuni orang lain dan diri saya atas kesalahan saya yang akhirnya saya bisa legowo ke depannya," jelasnyam
Lebih lanjut, selain ikhlas, pembelajaran yang terpenting selama berada didalam penjara adalah Sandy Tumiwa bisa menghargai setiap perbedaan manus8am
"Saya merasa dapat hal penting seperti toleransi, yakni menghargai satu sama lain, dan satu lagi adalah bagaimana menerima apa yang terjadi
• Feby Febiola Sempat Ragu saat Memutuskan Umumkan Sakit Kanker Ovarium ke Publik, Takut Dijauhi Orang
Berniat jalani rehabilitasi
Usai bebas rupanya Sandy akan mendaftarkan diri untuk menjalani rehabilitasi, untuk mengobati kecanduannya terhadap narkoba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180417-sandy-tumiwa_20180417_211701.jpg)