Breaking News:

Berita Jakarta

BNN Nyatakan Narkoba Varian Baru Sudah Masuk ke Indonesia

Dari hasil pemeriksaan BNN terhadap warga negara Indonesia yang memesan, narkoba dikonsumsi layaknya permen jeli biasa.

Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari saat menunjukkan lembar dokumen permen narkoba kiriman dari Inggris. 

WARTAKOTALIVE.COM, CAWANG -- Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan narkoba varian baru yang masuk ke Indonesia. Narkoba yang dikirim dari negara Inggris tersebut dicampur ke bahan dasar permen jeli.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan narkoba tersebut mengandung tetrahidrokanabinol atau senyawa utama yang biasa ditemukan di dalam ganja.

"Ada seseorang yang memesan narkotika jenis tetrahidrokanabinol untuk dikonsumsi sendiri. Varian ini baru sekali kita temukan di Indonesia," kata Arman di kantor BNN, Kamis (30/7/2020).

Dari hasil pemeriksaan BNN terhadap warga negara Indonesia yang memesan, narkoba dikonsumsi layaknya permen jeli biasa.

Ada 45 Mobil Pakai Rotator yang Terjaring Selama Sepekan Operasi Patuh Jaya

BREAKING NEWS: Anies Kembali Perpanjang PSBB Transisi Fase Pertama hingga Tiga Kali

Saat dikonsumsi dengan cara diemut, kandungam jeli melumer sehingga senyawa tetrahidrokanabinol larut dan dicerna tubuh.

"Kalau kita masukkan ke dalam mulut, dia akan lumer. Uang kita temukan ini warna kuning, hijau cerah dan ada pink ini sangat menarik," ujarnya.

Arman menuturkan pemesan yang kini sudah berstatus tersangka dan ditahan memesan narkoba jeli dalam paket sekitar 60 kilogram.

Namun saat jumpa pers di pelataran kantor BNN Cawang dia tak bisa menunujukkan barang bukti secara langsung ke media.

Lafaz dan Arti Bacaan Takbir Panjang dan Pendek Idul Adha, Lengkap Waktu Pelaksanaan dan Maknanya

Si Doel Anak Sekolahan Jadi Inspirasi Film Marko Hingga Viral di Tangerang

Pasalnya jeli bakal melumer dalam suhu panas sehingga harus disimpan di laboratorium agar bisa diteliti lebih lanjut oleh BNN.

"Barang buktinya ada di laboratorium, sedang diuji untuk mengetahui efeknya ke tubuh seperti apa. Tersangkanya sekarang sakit, jadi tidak bisa kita hadirkan," tuturnya. 

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved