Breaking News:

Penganiayaan

Kesal Tak Jadi Beli Kucing, Pedagang Aniaya Konsumen

Mendapati salah satu akun penjual, Yanto pun mulai menjalin komunikasi sebagai perjanjian jual beli kucing itu.

Wartakotalive.com/Rizki Amana
Yanto korban penganiayaan oleh seorang pelaku berinisial N di kawasan Serpong, Tangsel menunjukan bercak darah pada pakaiaannya 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Yanto (22) warga Kampung Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) terpaksa mengalami luka sobek dikepalanya usai dianiaya pelaku berinisial N.

Yanto menuturkan kronologi peristiwa bermula saat dirinya sedang mencari-cari akun penjualan kucing di Facebook.

Mendapati salah satu akun penjual, Yanto pun mulai menjalin komunikasi sebagai perjanjian jual beli kucing itu.

Kronologis Kasus Penyeludupan Sabu 200 Kilogram, Petugas Sampai Menyamar Jadi Kuli Angkut Jagung

Rahasia Membuat Ketupat Idul Adha Tahan Lama dan Legit, Waktu Masak Hanya 2 Jam

Kedua belah pihak pun bersepakat melakukan proses jual beli kucing dengan mekanisme cash on delivery (COD) pada Rabu, 22 Juli 2020 disekitar kawasan Jalan Pahlawan Seribu, Lengking Wetan, Serpong, Tangsel.

"Awalnya si dia (pelaku) jual kucing di grup facebook lalu saya COD-an saya lihat lah kucing itu ternyata enggak sesuai yang ditawarkan. Saya tawarkan uang Rp 20 ribu untuk ganti uang bensin lalu pelaku kurang senang hati," kata Yanto saat ditemui di kediamannya Kampung Lengkong Wetan, Serpong, Rabu (29/7/2020).

Pembatalan dilakukan Yanto dikarenakan kondisi kucing tidak sesuai dengan deskripsi penjualan yang diinformasikan penjual.

Namun, asanya pembatalan itu justru membuat kedua belah pihak bertikai hingga terjadi aksi penganiaayan oleh pelaku terhadap Yanto.

"Dia marah langsung, busung dada gitu. Dua kali pakai batu bata pukul di bagian kepala," jelasnya.

BREAKING NEWS: Ruang Radiologi RS Polri Kramat Jati Kebakaran

Hasil Parma VS Atalanta, Pelatih Roberto DAversa Akui Kekalahan

Adapun saat ini korban telah membuat laporan ke Polsek Serpong terkait peristiwa pengaiayaan berat yang dialamiya itu.

Yanto mengatakan hingga saat ini pihak Polsek Serpong masih meminta keterangan dari dirinya guna kepentingan proses penyelidikan. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved