Breaking News:

BKPP Kota Tangsel Belum Beri Sanksi Lurah Bendar Baru Perusak Fasilitas SMAN 3 Tangsel,Ini Alasannya

Beberapa pekan berlalu kasus yang mencoreng nama baik Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum juga terselesaikan.

Warta Kota/Rizki Amana
Gedung SMAN 3 Tangsel yang beralamat di Jalan Benda Timur XI, Pamulang, Kota Tangsel, Jumat (17/7/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Lurah Benda Baru, Saidun dilaporkan pihak SMAN 3 Tangerang Selatan (Tangsel) ke Polsek Pamulang terkait perusakan fasilitas milik sekolah.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 10 Juli 2020 kala Saidun mengunjungi ruang Kepala SMAN 3 Tangsel untuk meminta pernyataan sikap pihak sekolah yang tidak meloloskan calon siswa yang dititipnya.

Beberapa pekan berlalu kasus yang mencoreng nama baik Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum juga terselesaikan.

Bahkan, Saidun masih menjabat sebagai Lurah Benda Baru kendati sikap arogansinya telah banyak dilihat publik.

 Terungkap! Ternyata Brigjen Pol Prasetijo pernah Minta Anak Buahnya Bakar Surat Jalan Djoko Tjandra

 Pria dan Wanita Ditemukan Tewas tanpa Busana di Dalam Mobil, saat Berlayar di Atas KMP Nusa Putra

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Apendi mengaku belum memanggil Saidun dalam perkara yang menyeretnya itu.

Menurutnya pemanggilan akan dilakukan usai pihaknya mendapatkan laporan dari atasan Saidun yakni Camat Pamulang.

Sebab, kata Apendi prosedur tersebut telah tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Di dalam PP 53 2010 itu kan ada aturan mengenai disiplin pegawai semua pelanggaran ASN itu. BKPP itu kan mencakup keseluruhan pegawai tapi ada tahapannya," kata Apendi saat dikonfirmasi, Tangsel, Selasa (28/7/2020).

Jika untuk kaitannya seseorang ada masalah, lanjutnya, di salah satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah), yang akan menindak sementara itu harus diproses sama atasannya langsung.

 Ini 3 Tempat Kemping Asyik di Bogor untuk Ajak Keluarga Berwisata

 Terdampak Pandemi, Pilot ini Banting Setir Jadi Kurir Makanan, Dulu Gaji Rp 2 Juta, kini Rp 250.000

"Kalau lurah atasannya camat kan begitu. Nah camat yang akan menindaklanjuti dan ini sedang diproses oleh Pak Camat, saya sedang menunggu laporan Pak camat," lanjutnya.

Sementara itu, atas perbuatannya tersebut Saidun terancam melanggar Pasal 335 Ayat 1 dan 406 KHUP tentang Kekerasan atau Ancaman Kekerasan dan Perusakan Barang.

Adapun saar ini Saidun masih bertatus sebagai saksi dalam perkara perusakan fasilitas milik SMAN 3 Tangsel itu.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved