Rabu, 15 April 2026

Berita Nasional

Terkait Pilkada, Presiden Jokowi Minta Sesuai kepada Surya Paloh

Jokowi meminta Surya Paloh untuk tidak mencalonkan adik iparnya, Wahyu Purwanto sebagai calon Bupati Gunungkidul.

Editor: Dodi Hasanuddin
Biro Pers Setpres/Muchlis JR
Presiden Joko Widodo besepeda di area Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presiden RI,  Joko Widodo, disebutkan menghubungi langsung  Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

Hal tersebut dilakukan Jokowi terkait dengan Pilkada di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Disebutkan bahwa Jokowi meminta Surya Paloh untuk tidak mencalonkan adik iparnya, Wahyu Purwanto sebagai calon Bupati Gunungkidul.

"Beliau berdua mengarahkan perjalanan politik satu tahun ini diarahkan ke bidang sosial, saya meyakini beliau berdua memiliki pengalaman yang luas tentu memiliki wacana yang saya sendiri belum bisa menjangkaunya," kata Wahyu saat berpamitan kepada relawan, Minggu (26/7/2020).

Untuk diketahui, perjalanan politik Wahyu Purwanto dimulai saat maju menjadi calon wakil bupati mendampingi Subardi, seorang pengusaha, pada Pilkada 2015.

Saat itu, dirinya kalah dengan pasangan Badingah-Immawan Wahyudi dan masih menjadi Rektor Universitas Gunungkidul.

Kala itu, Wahyu diusung Gerindra, PKS, Demokrat, dan PKB. 

Tahun 2020, dirinya berniat maju bupati mendaftar ke Partai Nasdem bersama sembilan orang lainnya.

Untuk memuluskan jalannya dalam dunia politik, Wahyu masuk sebagai Dewan Pakar DPW Nasdem DIY.

Bahkan sudah memiliki relawan yang diberi nama "Ponco Manggolo" yang diklaimnya sampai tingkat padukuhan

 "Kita sudah berjalan hampir satu tahun bersama menjelajah Kabupaten Gunungkidul, tidak terasa 144 desa sudah dijelajahi bersama," ucap Wahyu.

Ikut TC Timnas U-19, Miftahul Siap Ikuti Aturan Shin Tae-yong

Korban Kebakaran Paseban Senang dapat Bantuan dari Relawan Siaga

Perjalanan memperkenalkan diri untuk maju dalam pilkada bersama ratusan relawan terus dilakukan selama setahun terakhir.

Namun demikian, menurut Wahyu, dirinya tidak bisa menghindari kenyataan bahwa perjalanan panjang itu harus terhenti. 

 "Minggu kemarin sesuai dengan arahan Bapak Joko Widodo dan Bapak Surya Paloh, dan tentu kita semua mengenal kedua tokoh ini tokoh nasional yang pasti sangat berpengalaman," ucap Wahyu.

Hal itu dibenarkan Ketua DPW Nasdem DIY Subardi di hadapan relawan Wahyu Purwanto.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved