Breaking News:

Virus Corona

Pemkot Tangsel Perbolehkan Resepsi Pernikahan, Ini Catatannya

Pemkot Tangsel Perbolehkan Resepsi Pernikahan, Ini Catatannya. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Warta Kota/Rizki Amana
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie saat ditemui di bilangan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Sejak pandemi covid-19 melanda Indonesia, beberapa kegiatan masyarakat yang cenderung mengundang keramaian ditangguhkan sementara seperti acara resepsi pernikahan.

Tentu bagi mereka yang berangan-angan melangsungkan pernikahan di tengah pandemi, menjadi sulit terwujud karena banyaknya aturan yang mesti dipenuhi untuk dapat melangsunkan resepsi pernikahan.

Namun, penagguhan kegiatan itu mulai dilonggarkan oleh beberapa wilayah termasuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kendati masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel mulai mengizinkan terselenggaranya kegiatan resepsi pernikahan pada wilayahnya.

Ini 3 Tempat Kemping Asyik di Bogor untuk Ajak Keluarga Berwisata

"Resepsi (pernikahan-red) sudah boleh," kata Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie usai melepas sepuluh pasien yang dinyatakan sembuh usai menjalani masa isolasi dan perawatan di Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangsel, Serpong, Senin (27/7/2020).

Pria yang akrab disapa Ben ini mengatakan diizinkannya resepsi pernikahan bukan berarti melalaikan penerapan protokol kesehatan pada kegaiatan di masyarakat.

Ia menegaskan kegiatan resepsi pernikahan bakal diizinkan dengan syarat penarapan protokol kesehatan.

"Dengan catatan ketat. Yang pertama dia lapor ke gugus tugas siapa yang tanggung jawab. Misalnya si pemangku hajat menyewa wedding organizer, organizer yang harus tanggung jawab, minta ke posko gugus tugas setempat. Mau ke tingkat kecamatan boleh, mau ke tingkat kota juga boleh dengan catatan 50 persen dari undangan yang direncanakan. Kalau 1.000, 500 saja undangan. Itu nanti diseleksi di gugus tugas," jelas Ben.

PKS Usung Kembali Petahana M. Idris, Imam Budi Hartono: Saya Siap Jadi Orang Nomor Dua

Kendati telah diizinkannya resepsi pernikahan, Pemkot Tangsel belum membolehkan sebuah resepsi pernikahan diisi dengan kegiatan lainnya.

Misal mengadakan resepsi dengan hiburan berupa panggung musik dan layar lebar.

Pasalnya, kegiatan tersebut dinilainya rentan terjadinya aktifitas masyarakat yang berkerumun.

Menurut Ben, kerumunan orang bakal dapat menjadi klaster baru penularan infeksi covid-19.

"Yang belum boleh tanggapannya, dangdut, layar tancap. Jadi usaha wedding yang terkait dengan wedding organizer, katering sudah boleh. Gedung pertemuan boleh, ngadain pesta di gedung pertemuan sudah boleh yang penting protokol kesehatan. Dangdut masih enggak boleh karena mengumpulkan orang," tandasnya. 

Di PHK Akibat Pandemi Covid-19, Pilot Ini Terpaksa Jadi Tukang Antar Makanan

Penulis: Rizki Amana
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved