Breaking News:

Berita Jakarta

Antrean Warga Mengular di Velodrome, Satpol PP Jaktim Bakal Koordinasi dengan Pengelola

Antrean warga terjadi di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, saat hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD).

Wartakotalive/Rangga Baskoro
Antrean masyarakat masuk ke Velodrome mengular akibat peniadaan HBKB di Jalan Pemuda, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (26/7/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, PULOGADUNG - Antrean warga terjadi di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, saat hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD),  Minggu (26/7/2020).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kota Administrasi Jakarta Timur, Budhy Novian mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pengelola Velodrome terkait hal tersebut.

"Kita akan coba bantu untuk penanganan antrean yang terjadi di luar dan segera kita koordinasikan kembali secara matang," kata Budhy saat dikonfirmasi, Minggu (26/7/2020).

Menurut Budhy, terjadinya antrean panjang di  Jakarta International Velodrome saat pagi hari disebabkan karena pihak pengelola hanya mengizinkan kapasitas untuk 50 persen.

Ngeri, Antrean Warga Masuk Velodrome Mengular Tanpa Jaga Jarak Saat HBKB Jalan Pemuda Ditiadakan

VIDEO: Car Free Day Jalan Pemuda Rawamangun, Pesepeda dan Pejalan Kaki Penuhi Ruas Jalan

Kapasitas dibatasi sesuai penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk pencegahan penyebaran virus corona atau  Covid-19.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah mengeluarkan Peraturan Gubernur No 33 Tahun 2020.

Aturan itu tentang  aktivitas yang diperbolehkan saat masa PSBB seperti penerapan jumlah kapasitas pada suatu aktivitas.

"Kita meminta pihak pengelola untuk memastikan kembali kapasitas 50 persen pengunjung," ucapnya.

Para Pengguna Sepeda Tetap Ramai Meski Kegiatan Car Free Day Jalan MH Thamrin-Sudirman Ditiadakan

Car Free Day di Danau Sunter Selatan Diadakan Lagi, Satpol PP dan Polisi Tetap Mengawasi

Budhy menjelaskan, pihaknya akan mengambil langkah tegas kepada masyarakat agar tidak terjadi klaster baru akinat penularan Covid-19 di tempat olahraga.

"Jika sudah melebihi kita akan bubarkan untuk diarahkan ke lokasi olahraga lain sehingga tidak harus terpaku di areal Velodrome," ujarnya.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Jakarta Timur agar tetap memerhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona saat berolahraga.

"Memakai masker pada saat berada di luar rumah dan di tempat atau fasilitas umum, menjaga jarak minimal 1-2 meter saat berada dalam antrean atau kerumunan dan senantiasa mencuci tangan pada saat akan dan selesai beraktivitas termasuk berolahraga," ucap Budhy.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved