eSports
Luxxy tidak Butuh Toxic dari Penggemar dan Penonton
Bigetron Red Aliens berada di peringkat kedua di PMWL Season Zero Wilayah Timur, dengan mengumpulkan 189 total poin dari dua WWCD dan 73 poin kill.
Penulis: Merdisikandar | Editor: Merdisikandar
Super Weekend pertama turnamen PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile World League (PMWL) Season Zero Wilayah Timur, baru saja berakhir.
Tim eSports PUBG Mobile asal Thailand, RRQ Athena, ada di puncak klasemen.
RRQ Athena berada di puncak papan klasemen dengan memperoleh 205 total poin dari dua Winner Winner Chicken Dinner (WWCD) dan 99 kill poin.
Mereka mengungguli tim asal Indonesia, Bigetron Red Aliens (RA), yang berada di peringkat kedua dengan 189 total poin dari dua WWCD dan 73 poin kill.
Salah satu pemain Bigetron RA, Made Bagus “Luxxy” Prabaswara, berharap dukungan positif dari penggemar timnya.
Katanya, dia dan rekan-rekannya akan berjuang secara maksimal untuk menjadi tim terbaik di dunia di divisi PUBG Mobile.
“Kalau misal lagi too soon (kalah cepat pada satu pertandingan), santai aja nih, 45 match kok. Masih ada grand final-nya, santai aja. Pokoknya enggak boleh toxic (menghujat) lah intinya, buat penonton dan pendukung,” kata Luxxy, seperti dilansir laman dailyspin.id.
Berdasarkan keterangan resmi penyelenggara, Kamis (23/7/2020), PMWL Season Zero adalah kejuaraan eSports tingkat dunia yang diselenggarakan secara online.
Awalnya, turnamen itu akan digelar secara offline, tetapi pandemi Covid-19 membuat panitia mengubah format pertandingan.
PMWL Season Zero dibagi menjadi dua wilayah, yaitu Barat dan Timur, dengan setiap wilayahnya diisi oleh 20 tim eSports terbaik di dunia.
Tim eSports itu akan berjuang untuk mendapatkankan prize pool sebesar 850.000 dolar AS (Rp 12,425 miliar).
Kejuaraan eSports yang dimulai sejak tanggal 10 Juli lalu itu akan berlangsung hingga tanggal 9 Agustus 2020.
Turnamen dibagi menjadi empat tahap, yaitu Opening weekend, League Stage, Super Weekend, dan PUBG Mobile World League Finals.
Untuk PMWL Season Zero Wilayah Timur, Indonesia mengirimkan dua tim, yaitu Bigetron RA dan Morph Team.
Sayang, Morph Team tidak dapat mengikuti babak Super Weekend, karena gagal lolos sebagai 16 tim terbaik di babak League Stage.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bigetron-red-aliens.jpg)