Idul Adha

Amalan ini Dicintai Allah Pahalanya Setara dengan Ibadah Haji, Cuma di 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Tahukah Anda meski belum bisa berangkat haji, namun ada amalan yang setara pahalanya yang bisa dilakukan di rumah?

Youtube Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat membahas soal amalan di bulan Dzulhijah 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Tahukah Anda meski belum bisa berangkat haji, namun ada amalan yang setara pahalanya yang bisa dilakukan di rumah? 

Bagi Umat yang tidak bisa ibadah haji atau tidak bisa berada di Mekah saat bulan Dzulhijah menurut Alquran dan hadist Nabi Muhammad SAW  ada satu kemuliaan yang bisa didapat. 

"Kemuliaan itu bisa senilai dengan orang yang berhaji," kata Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam Youtube yang diunggap pada Selasa (21/7)

Jadi waktunya hanya di bulan Dzuhijah, kata UAH dan tidak bisa ditunda. Kalau ditunda harus menunggu tahun depan itu pun kalau masih hidup.

Besok Mulai Puasa 1-7 Dzulhijah 1441 Hijriah, Inilah Niatnya Juga Termasuk Puasa Tarwiyah dan Arafah

Berdasar Alquran Surat 89 Al Fajr (1-2)  dan dijelaskan dalam hadist riwayat Al Bukhari No. 518. Ibnu Abbas (sahabat senior Rasulullah) 

wal-fajr (demi fajar)

wa layālin 'asyr (dan malam yang kesepuluh)

"Disini Allah menekankan waktu fajar tapi bukan fajar yang setiap pagi datang. Ada satu keistimewaan yang melekat pada waktu fajar yang datang setahun sekali. Fajar ini diikuti waktu malam sebelumnya," jelas UAH. 

Dimana malam istimewa itu terdapat malam ganjil dan genap. Namun di 10 hari itu malam genap dan ganjil semua sama. 

Bahkan Allah bersumpah bahwa malam istimewa yang terjadi setahun sekali itu ada 10 hari dari tanggal 1-10 Dzulhijjah dan puncaknya ada di tanggal 10 Dzulhijjah.

Di satu sisi bahkan keistimewaannya melebihi bulan Ramadan. 

Rasulullah bersabda lewat sahabatnya Ibnu Abbas: Tidak pernah didapati perjalanan hari selama satahun (365 hari dalam kalender masehi, 355 hari dalam kalender hijriah) terdapat satu amalan shaleh akan sangat dicintai Allah SWT pada 10 hari ini.

"Dalam 10 hari ini amalan shaleh meningkat menjadi amal shaleh yang paling dicintai Allah SWT. Maka ketika hambanya melakukan dosa besar apapun ketika suatu titik dia bertobat maka Allah langsung menghapusnya tanpa melihat seberapa besar dosa tersebut," tutur UAH.

Penjelasan tersebut di Alquran Surat Al Imran ayat 31.  

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved