Breaking News:

Berita Daerah

Dua SPG Masih Remaja Terlibat Prostitusi Online, Kecantikannya Membuat Mereka Laris Manis

Lantaran cantik kedua SPG tersebut mendapatkan banyak pelanggan. Sekali kencan tarifnya Rp 800.000 dan long time Rp 1,9 juta.

Editor: Dodi Hasanuddin
Steemit
Ilustrasi prostitusi online 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sales Promotion Girl (SPG) tercoreng namanya. Dua remaja putri yang berstatus SPG menjajakan dirinya melalui online.

Kedua SPG tersebut yakni  B (16) dan TFP (19). Mereka dikendalikan seorang pria yang menjadi mucikarinya berinisial DEP (26)  di Padang, Sumatera Barat.

Lantaran cantik kedua SPG tersebut mendapatkan banyak pelanggan. Sekali kencan tarifnya Rp 800.000 dan long time Rp 1,9 juta.

DPP PKS Tantang Mohammad Idris Raih Tiket di Pilkada Depok 2020, Ini Persyaratannya

PKP Wajib Lapor PPh 23/26 Lewat e-Bupot 23/26 yang Diberlakukan Mulai 1 Agustus 2020

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, mengatakan, tertangkapnya kedua SPG itu berawal dari laporan masyarakat.

Akhirnya dari hasil penyelidikan diketahui keberadaan kedua SPG tersebut.  Petugas Subdit IV PPA Direskrimum Polda Sumbar kemudian menangkap mereka.

Kedua wanita berkulit kuning langsat itu disuruh melayani lelaki yang membookingnya.

"Kejadian berawal dari infomasi masyarakat tentang maraknya prostitusi di hotel. Setelah mendapatkan informasi, polisi menangkap dua wanita dan germo di salah satu hotel di Padang pada Sabtu (18/7/2020)." kataKombes Stefanus Satake Bayu Setianto saat jumpa pers, Rabu (22/7/2020) di Mapolda Sumbar.

Stefanus mengatakan, kedua wanita berkulit kuning langsat itu disuruh melayani lelaki yang membookingnya.

"Dua wanita cantik itu dijual Rp 800.000 untuk sekali kencan dengan lelaki hidung belang. Untuk melayani seharian dipatok tarif Rp 1,9 juta," tutur Stefanus.

Menpora Dukung Keputusan PSSI Rekrut Bek Ipswich Town Elkan Baggott

Kalah dari Parma, Gattuso Sebut Napoli Belum Siap Melawan Barcelona di Liga Champions

Stefanus menyatakan bahwa setiap transaksi mucikarinya mendapatkan imbalan Rp 200.000

"Saat ini kedua wanita sudah dikirim ke panti rehabilitasi Andam Dewi, Kabupaten Solok," kata Stefanus.

Sementara itu, Panit I Subdit IV PPA Direskrimum Polda Sumbar Ipda Doni Rahmadian, mengungkapkan tersangka dijerat Undang undang Nomor 21 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Tersangka juga dijerat UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Saat ini tersangka sudah ditahan di Mapolda Sumbar dengan barang bukti uang Rp 1 juta, dua unit handphone, kondom dan kunci kamar hotel. 

 Berita ini telah tayang di surya.co.id dengan judul SPG Rokok Terlibat Prostitusi Online, 2 Jenis Tarif, Short Time Rp 800.000 dan Long Time Rp 1,9 Juta Editor: Anas Miftakhudin

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved