Minggu, 7 Juni 2026

Tips Otomotif

Ini Tips bagi Pengemudi Truk dari Hankook Tire untuk Hindari Kecelakaan akibat Human Error

Berdasarkan data dari APTRINDO (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia), 60-70 persen kecelakaan truk disebabkan oleh human error atau kelalaian manusia.

Tayang:
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
Wartakotalive.com/Muhammad Yusuf
Sebuah truk terbalik di jalan tol Pelabuhan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, arah Pluit, Rabu (7/8/2019). Berdasarkan data APTRINDO (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia), 60-70 persen kecelakaan truk disebabkan oleh human error. Hankook Tire pun memberikan tips bagi para pengemudi truk. 

Untuk menunjang kenyamanan pengemudi kendaraan komersial dalam berkendara secara aman dan nyaman, Hankook Tire telah menyediakan layanan untuk mengetahui kapasitas ban, mulai dari indeks tingkatan beban.

37 Tahun di Indonesia Hino Motors Capai Produksi 500.000 Unit, Produsen Pertama Ekspor Truk dan Bus

Truk Pengangkut Kendaraan Bermotor Hino FG 235 JU Rilis di GIICOMVEC 2020, Ini Spesifikasi dan Harga

Indeks ini menjadi patokan berat maksimum yang dapat ditopang oleh satu unit ban pada kendaraan.

Serta, kecepatan simbol yang menunjukkan kecepatan maksimum bagi berat tertentu yang ditunjuk oleh perusahaan manufaktur dapat didukung oleh ban.

Informasi ini dapat diakses melalui situs resmi Hankook Tire Indonesia.

Pengetahuan ini akan sangat bermanfaat sebagai bekal para fleet customers untuk menentukan ban yang tepat sesuai kebutuhan usaha mereka.

GIICOMVEC 2020, Mitsubishi Rilis Fuso Fighter Anyar, Pamer Truk Listrik eCanter, Ini Spesifikasinya

Mitsubishi Fuso Kuasai Pasar Kendaraan Niaga 2019 di Tanah Air, Tak Lepas dari Dukungan Fuso Fighter

2. Rem panik

Pengendara truk sering menggunakan persneling netral saat melaju di jalan menurun atau landai.

Alih-alih bermaksud untuk melakukan efisiensi bahan bakar, hal ini malah memicu terjadinya proses pengereman yang terlalu kuat (braking skid) atau rem panik, sehingga ban terkunci dan berhenti berputar, yang berpotensi mengakibatkan terjadinya kecelakaan beruntun.

Daya cengkram tinggi

Untuk mengantisipasi daya cengkram ban terhadap proses pengereman, selain didukung oleh perilaku pengemudi yang tertib, Hankook Tire juga telah meluncurkan berbagai produk ban TBR (truck and bus) yang memberikan daya cengkram tinggi dan berkualitas agar tidak terjadi slip ban.

Produk tersebut antara lain Hankook AH30 dan AM81.

AH30 dirancang serbaguna untuk semua posisi ban dan berbagai jenis operasional perusahaan angkutan.

Sementara AM81 dirancang dengan performa traksi dan daya cengkram yang luar biasa untuk jalan raya dan non-jalan raya seperti cargo atau truk jungkit, dan berbagai produk TBR lainnya untuk beragam kebutuhan operasional fleet.

Hankook Tire - AM81. Produsen ban Hankook Tire berkomitmen mengawal pengusaha untuk menghindari Over Dimension Over Load (ODOL) kendaraan niaganya.
Hankook Tire - AM81. Produsen ban Hankook Tire berkomitmen mengawal pengusaha untuk menghindari Over Dimension Over Load (ODOL) kendaraan niaganya. (Hankook Tire)

3. Tekanan ban terlalu tinggi

Kondisi ban jangan sampai terlupakan, khususnya dalam menjaga tekanan angin.

Apabila tekanan ban terlalu tinggi dapat membuat daya cengkram ban terhadap permukaan jalan menjadi berkurang.

Sedangkan tekanan ban yang terlalu rendah dapat membuat ban cepat panas dan cepat rusak, serta menyebabkan konsumsi bahan bakar jadi boros.

“Maka dari itu, merupakan hal yang penting untuk memilih ban berkualitas dan melakukan perawatan secara berkala,” tambah Shin.

Pelatihan pengemudi

Untuk mengatasi permasalahan kebiasaan mengemudi tersebut, Hankook Tire menyediakan program pelatihan pengemudi untuk dapat memaksimalkan pemakaian ban.

Adapun materi yang dapat dipelajari dalam program ini antara lain dasar-dasar pengetahuan ban, perawatan ban, pre-check sebelum mengemudi, dan lain-lain.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved