HBKB Jakarta
Sekitar 1.000 Pengendara Sepeda di Sudirman-Thamrin Tidak Pakai Masker
Meski CFD di Jalan Sudirman-Thamrin ditiadakan, kawasan itu masih favorit para pesepeda. Sayangnya banyak yang tak memakai masker, sekitar 1.000 orang
Kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, masih menjadi lokasi favorit para pengendara sepeda walaupun kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di kawasan tersebut ditiadakan.
Sayangnya masih banyak yang melanggar aturan PSBB transisi. Terutama, banyak yang tidak memakai masker. Jumlahnya mencapai 1.000 orang.
Kepala Bidang Penegakan dan Penindakan Satpol PP DKI Jakarta Agus Irwanto mengatakan, ada sekitar 1.000 pengendara sepeda di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin, Jakarta, yang tidak memakai masker pada Minggu (19/7) pagi.
"Untuk hari ini saja (jumlah pelanggaran di seluruh DKI Jakarta) 8.000 lebih, di kawasan Hotel Indonesia (HI) sampai 1.000 (pelanggaran)," kata Agus kepada wartawan, Minggu.
Agus menyampaikan, pelanggaran paling banyak ditemukan di kawasan Monas.
"Pelanggaran paling banyak di sekitar Monas, patung kuda. Paling banyak (jenis) pelanggaran (tidak memakai) masker," ungkapnya.
Seperti diketahui, pelaksanaan HBKB atau car free day (CFD) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin ditiadakan lantaran terpantau minimnya kedisiplinan warga terhadap protokol kesehatan Covid-19.
Kemudian, Pemprov DKI menyediakan 32 titik yang bisa digunakan sebagai lokasi CFD dan kawasan khusus pesepeda.
Namun pada Minggu kemarin, kawasan CFD dan khusus pesepeda berkurang menjadi 31 titik karena ada kawasan yang masuk kategori zona merah Covid-19.
• Petugas Memperketat Pelaksanaan HBKB pada Lima Titik di Jakarta Selatan
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, Pemprov DKI akan mengevaluasi pengadaan jalur sepeda di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, untuk pekan depan.
Untuk diketahui, Dishub DKI memutuskan melebarkan jalur sepeda di Sudirman-Thamrin dengan mengambil dua lajur jalan pada Minggu (19/7) kemarin.
Alasannya, berdasarkan hasil evaluasi Dishub DKI, tercatat peningkatan jumlah pesepeda di Sudirman-Thamrin setiap hari Minggu.
"Sementara hari ini kita coba lakukan (melebarkan jalur sepeda), nanti kita evaluasi (jalur sepeda untuk hari Minggu pekan depan)," kata Syafrin kepada wartawan, Minggu.
Menurut Syafrin, berdasarkan hasil pantauan sementara, terpantau kepadatan pesepeda yang melintas di Sudirman-Thamrin pada Minggu pagi.
"Tujuannya ke sini hanya untuk melintas. Contohnya ada rombongan pesepada, mereka tidak melakukan kegiatan di Sudirman-Thamrin, tetapi hanya melintas," ujar Syafrin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jalur-sepeda-jalan-sudirman-thamrin-jakarta.jpg)