Liga 1
Markas Baru di Bantul, Persija Jakarta Bantu Pemprov DKI Putus Rantai Covid-19
Keputusan bermarkas di Stadion Sultan Agung sudah diperhitungkan secara matang oleh manajemen Persija.
Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Murtopo
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno tidak mempermasalahkan tim Persija Jakarta bermarkas di Stadion sultan Agung (SSA), Bantul.
Keputusan bermarkas di Stadion Sultan Agung sudah diperhitungkan secara matang oleh manajemen Persija.
Manajemen tim Persija Jakarta memang sudah mendaftarkan Stadion Sultan Agung kepada oprator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Diky mengatakan, penunjukan Stadion Sultan Agung diharapkan tidak menjadi boomerang atau merugian bagi tim Macan Kemayoran.
• Otavio Dutra Setuju Persija Jakarta Berkandang di Bantul
Bermainnya Persija di Stadion Sultan Agung diharapkan menjadi titik balik agar mendapatkan hasil bagus di Liga 1 2020.
"Saya pikir manajemen Persija mengambil keputusan itu tapi pasti dengan banyak pertimbangan. Mereka juga sudah memikirkan hal yang paling terbaik bagi timnya," kata Diky kepada TribunJakarta, Senin (20/7/2020).
Salah satu pertimbangan manajemen Persija memilih Stadion Sultan Agung karena memiliki kualitas stadion yang bagus.
• Stadion Sultang Agung Lebih Bersahabat Dibanding SUGBK, Persija Bisa Diterima dengan Baik di Bantul
Selain itu, manajemen Persija menilai banyak tempat latihan yang bisa digunakan timnya berlatih di Bantul.
"Manajemen mengambil kebijakan memilih Bantul sebagai home karena kualitas stadion Bantul yang cukup baik dan banyak lapangan latihan disana," ucap Diky.
Diky menilai, menggelar pertandingan disituasi pandemi Covid-19 seperti sekarang sangat sulit di DKI Jakarta.
Hal tersebut bisa menjadi pertimbangan besar manajemen tim Macan Kemayoran akhirnya memindahkan markasnya ke Bantul.
• Persija Jakarta Kumpul Latihan Bulan Agustus, Otavio Dutra Antusias dan Bocorkan Kondisi Terbaru
Terlebih, dibeberapa wilayah di Jakarta masih tinggi penyebarannya dan berstatus zona merah Covid-19.
"Menggelar pertandingan dengan kondisi pandemi Covid-19 sangat berat jika dilakukan di Jakarta. Alasan yang paling tepat karena Jakarta masih menjadi zona merah, sehingga dengan banyak pertimbangan," jelasnya.
Pria yang mempunyai nama lengkap Diky Budi Ramadhan itu menilai, keputusan memindahkan kandang barunya ke Bantul sangat tepat untuk membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/stadion-stadion-sultan-agung-bantul1.jpg)